Baru-baru ini, banyak media Tiongkok melaporkan meninggalnya Cao Yingying, istri Nie Jianwen. Sebelumnya, kisah cinta keduanya telah lama menggemparkan opini publik di Tiongkok.
Cao Doanh Doanh meninggal dunia pada usia 39 tahun, meninggalkan dua putra, yang berusia 16 dan 19 tahun. Setelah mengurus pemakaman istrinya, Van kembali ke pekerjaan lamanya sebagai sopir truk jarak jauh. Kini setelah truknya kosong dan ia sendirian, Van dengan getir mengakui bahwa "hatinya hancur karena kehilangan istrinya".
Pada Juli 2022, sebuah video seorang sopir truk yang memasukkan istrinya yang lumpuh ke dalam mobilnya untuk perawatan yang mudah menarik perhatian. Pasangan asal Longnan, Provinsi Gansu, ini telah menikah selama 20 tahun.
Diketahui bahwa Ibu Doanh lumpuh di satu sisi akibat pendarahan otak dan tidak dapat mengurus dirinya sendiri. Karena masih harus mencari nafkah untuk menghidupi keluarga, Tuan Van memutuskan untuk membawa istrinya ke dalam mobil dan bepergian ke mana pun bersamanya.
Truk itu bukan hanya "alat pancing" tetapi juga rumah mobil. Di dalam kompartemen seluas kurang dari 3m², Van memasak makanan sehari-hari untuk pasangan itu. Ia tak segan-segan merawat dan memandikan istrinya. Di waktu luangnya, ia menggendong istrinya keluar dari truk dan membantunya berlatih berjalan untuk membantu pemulihannya.
Dalam ingatan sang sopir truk, istrinya adalah sosok yang ceria dan penuh semangat. Mereka adalah teman sekelas di SMP. Hari pertama ia bertemu Doanh, Van langsung menyukai teman sekelasnya itu dan perlahan-lahan mulai menyukainya.
Ia berasal dari keluarga miskin dan berpenampilan biasa saja, tetapi mereka tetap memutuskan untuk tetap bersama. Pada tahun 2003, pasangan itu menikah dan dikaruniai dua putra.
Van masih sering mengemudikan truk jarak jauh dan hanya pulang sesekali, sementara Doanh mengurus semuanya. Ketika anak-anak sudah besar, untuk mendapatkan penghasilan lebih, mereka berdua meminjam uang untuk membeli truk dan memulai usaha sendiri.
Semuanya tampak baik-baik saja hingga tiba-tiba pada bulan Mei 2020, Ibu Doanh pingsan di pinggir jalan dan dibawa ke unit gawat darurat. Karena pendarahan otak, beliau harus menjalani operasi.

Setelah operasi besar, ia kehilangan kemampuan merasakan sisi kanan tubuhnya, dari ujung kepala hingga ujung kaki. Awalnya, Ibu Doanh tidak dapat berbicara dan membutuhkan perawatan terus-menerus.
Penyakit istrinya menghabiskan biaya rumah sakit hampir 200.000 yuan. Ibu Van sudah berusia lebih dari 70 tahun dan tidak mampu lagi merawat menantunya yang terbaring di tempat tidur. Jika ia terus tinggal di rumah, ia tidak akan punya uang untuk merawatnya. Menghadapi situasi ini, ia memutuskan untuk membawa istrinya naik truk, agar ia bisa mendapatkan uang sekaligus merawatnya.
Kehidupan pasangan itu di dalam truk terus berlanjut seperti itu. Hingga suatu hari di bulan Juli 2022, putra pasangan itu mengunggah video pendek yang menceritakan momen bahagia sederhana orang tuanya di halaman pribadinya. Tak disangka, video tersebut menjadi tren dan mendapat perhatian publik.
"Sebelumnya, saya sering jauh dari rumah, dan istri saya yang mengurus rumah, menjaganya tetap bersih dan rapi. Sekaranglah saatnya dia paling membutuhkan saya. Ketika istri saya sakit, tentu saja saya bertanggung jawab untuk merawatnya dengan baik," kata Pak Van.
Kisah cinta mereka telah menginspirasi banyak orang. Beberapa donatur telah menyumbangkan uang kepada mereka berdua, membantunya melunasi utang-utang lamanya. Setiap hari, Van terus bekerja keras untuk mendapatkan lebih banyak uang untuk biaya pengobatan istrinya.

Menanggapi perhatian dari komunitas daring, Van juga membuat akun pribadi bernama "Normal Man". Di akun inilah ia mengunggah banyak video yang merekam momen keseharian pasangan tersebut. Banyak orang menjuluki mereka "The Truck Couple".
Kehidupan sederhananya tampak akan terus berlanjut, tetapi pada akhir Januari 2024, penyakit Ibu Doanh kambuh. Setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit, ia tak berdaya dan meninggal dunia di sana.
"Selama 20 tahun hidup bersama, Nona Doanh mendapatkan cinta yang tulus dari seorang pria yang jarang dimiliki orang lain. Beliau pasti sangat bahagia dan berharap keluarganya akan tetap hidup bahagia meskipun beliau sudah tiada," tulis sebuah akun Weibo yang memberikan pesan penyemangat kepada Tuan Van.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)