Presiden Vo Van Thuong memimpin upacara penyambutan kunjungan Presiden Mongolia ke Vietnam.
Báo Dân trí•01/11/2023
(Dan Tri) - Pada sore hari tanggal 1 November di Hanoi , Presiden Vo Van Thuong memimpin upacara penyambutan Presiden Mongolia Ukhnaagiin Khurelsukh dan istrinya dalam kunjungan resmi ke Vietnam.
Upacara penyambutan Presiden Mongolia Ukhnaagiin Khurelsukh beserta istri dan delegasi tingkat tinggi digelar dengan khidmat di Istana Kepresidenan, Hanoi. Vietnam dan Mongolia menjalin hubungan diplomatik pada November 1954, menjalin persahabatan tradisional, dan secara rutin saling membantu dan mendukung. Sejak 1992, meskipun telah beralih ke rezim pluralisme multi-partai, Mongolia masih menganggap Vietnam sebagai mitra penting di kawasan Asia Tenggara (Foto: VNA). Presiden Vo Van Thuong dan Presiden Mongolia Ukhnaagiin Khurelsukh di podium kehormatan untuk berpartisipasi dalam upacara pengibaran bendera Mongolia dan Vietnam (Foto: Manh Quan). Presiden Vo Van Thuong mengundang Presiden Ukhnaagiin Khurelsukh untuk meninjau barisan kehormatan Tentara Rakyat Vietnam (Foto: Manh Quan). Setelah upacara penyambutan, Presiden Vo Van Thuong dan Presiden Mongolia berfoto bersama di dalam Istana Kepresidenan sebelum memasuki pembicaraan (Foto: Manh Quan). Para pemimpin kedua negara dan delegasi tingkat tinggi memasuki pembicaraan di Istana Kepresidenan. Dalam pertemuan baru-baru ini, Mongolia berulang kali menekankan pentingnya hubungannya dengan Vietnam, mengingat Vietnam sebagai mitra penting di kawasan Asia- Pasifik . Vietnam adalah mitra terpenting di Asia Tenggara, menurut Mongolia (Foto: Manh Quan). Vietnam sedang mempertimbangkan dan mempelajari usulan Mongolia untuk membentuk kerangka Kemitraan Komprehensif baru antara kedua negara. Pada tahun 1996, kedua belah pihak menandatangani Perjanjian Kerja Sama Perdagangan. Nilai perdagangan luar negeri pada tahun 1994-1995 mencapai 5-6 juta dolar AS dan tumbuh pesat, mencapai 85 juta dolar AS pada tahun 2022 (Foto: Thanh Dong). Barang-barang Mongolia yang diekspor ke Vietnam terutama lem kuda putih, karpet wol domba, produk bulu kambing halus, produk kulit, sarung tangan kulit, dll. Di pihak Vietnam, ekspor utama adalah produk pertanian, makanan, farmasi, dll. ke negara tetangga. Kedua pihak berupaya untuk memperluas produk-produk unggulan mereka, seperti produk pertanian, makanan laut, produk konsumen dari Vietnam, serta produk daging ternak, kulit, dan alas kaki dari Mongolia (Foto: Thanh Dong). Setelah perundingan, Presiden Vo Van Thuong dan Presiden Mongolia menghadiri dan menyaksikan penandatanganan sejumlah dokumen antara kedua negara. Beberapa di antaranya adalah Perjanjian antara Pemerintah Vietnam dan Pemerintah Mongolia tentang pembebasan visa untuk paspor diplomatik, paspor dinas, dan paspor biasa; Nota Kesepahaman antara Kementerian Keamanan Publik Vietnam dan Kementerian Kehakiman dan Dalam Negeri Mongolia tentang pertukaran informasi dan kerja sama di bidang manajemen keimigrasian; Nota Kesepahaman antara Kementerian Keamanan Publik Vietnam dan Kementerian Kehakiman dan Dalam Negeri Mongolia tentang kerja sama dalam pencegahan dan pemberantasan kejahatan narkoba transnasional; Nota Kesepahaman antara Kementerian Keamanan Publik Vietnam dan Kantor Dewan Keamanan Nasional Mongolia; Nota Kesepahaman antara Kementerian Keamanan Publik Vietnam dan Kantor Dewan Keamanan Nasional Mongolia mengenai kerja sama penelitian strategis; Nota Kesepahaman antara Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam dan Kementerian Pangan, Pertanian, dan Industri Ringan Mongolia mengenai perdagangan beras berkelanjutan.
Komentar (0)