Pada tanggal 26 Juni, Wakil Sekretaris Komite Partai Provinsi, Ketua Komite Rakyat Provinsi Dak Nong Ho Van Muoi memimpin dialog dengan Bapak Nguyen Dinh Phu, komune Dak Ngo, distrik Tuy Duc tentang kekurangan dan ketidakcukupan dalam penugasan produksi kopi di Perkebunan Dak Ngo di bawah Dak Nong Coffee One Member Co., Ltd.
.jpg)
Selain Bapak Phu, hadir pula lebih dari 100 orang dari 300 rumah tangga di desa 1, 2, 3 kecamatan Dak Ngo yang mempunyai kontrak dengan Perusahaan Kopi Dak Nong Terbatas.
Dalam dialog tersebut, keluarga-keluarga tersebut merefleksikan dan mengusulkan 9 hal terkait kontrak antara kedua belah pihak. Secara spesifik, mereka mengusulkan agar Perusahaan Kopi Dak Nong mengembalikan 40% modal yang telah mereka investasikan di kebun kopi dari tahun 2000-2003. Keluarga-keluarga tersebut meminta agar perusahaan mengembalikan produk sesuai dengan rasio modal yang telah disetorkan sesuai perjanjian awal.
.jpg)
Perwakilan rumah tangga meminta klarifikasi atas pelanggaran kontrak lama yang dilakukan Perusahaan tanpa persetujuan rumah tangga. Perusahaan harus menjelaskan secara jelas pemungutan pajak bumi dan bangunan atas lahan yang telah diatur Perusahaan untuk rumah tangga sesuai kontrak.
Masyarakat mengajukan petisi kepada pemerintah daerah untuk mengambil kembali seluruh lahan Perkebunan Kopi Dak Ngo dan mengembalikannya kepada pemerintah daerah. Badan Pengawas harus meninjau kembali isi kesimpulan inspeksi sebelumnya karena tidak objektif.
.jpg)
Dalam konferensi tersebut, perwakilan dari berbagai departemen, cabang, dan Komite Rakyat Distrik Tuy Duc menanggapi komentar dan rekomendasi warga. Menurut unit-unit tersebut, melalui inspeksi dan peninjauan, terdapat satu isi proposal reklamasi lahan dari Perkebunan Kopi Dak Ngo untuk pengelolaan lokal yang telah dijawab oleh Komite Rakyat Provinsi.
.jpg)
Konten lainnya berada di bawah wewenang Dak Nong Coffee Company. Tujuh konten di antaranya telah diperiksa dan disimpulkan oleh Vietnam Coffee Corporation.
.jpg)
Isi dari pengeluaran Perusahaan sekitar 4 miliar VND untuk investasi reklamasi lahan dan penanaman 28 hektar pada periode 2009-2012 belum dipertimbangkan dan diselesaikan karena baru saja muncul. Komite Rakyat Provinsi telah meneruskan isi refleksi kepada Perusahaan Kopi Vietnam untuk dipertimbangkan dan ditanggapi oleh rumah tangga sesuai peraturan.
.jpg)
Menurut penjelasan Perusahaan Kopi Dak Nong dalam dialog tersebut, isi terkait insiden tersebut telah diselesaikan oleh perusahaan berkali-kali, tetapi masyarakat tidak setuju. Perusahaan juga menyatakan bahwa jika kedua belah pihak tidak dapat mencapai kesepakatan, mereka akan mengajukan gugatan ke pengadilan.

Menutup dialog, Wakil Sekretaris Komite Partai Provinsi dan Ketua Komite Rakyat Provinsi Ho Van Muoi meminta agar permohonan rumah tangga yang tidak berada di bawah kewenangan Komite Rakyat Provinsi, masyarakat dapat mengajukan gugatan ke pengadilan untuk diselesaikan sesuai prosedur perdata.
.jpg)
Jika terdapat alasan untuk meyakini bahwa isi kasus tersebut menunjukkan tanda-tanda pelanggaran hukum pidana, rumah tangga akan mengirimkan petisi ke Kepolisian Provinsi untuk dipertimbangkan dan diselesaikan. Perusahaan Kopi Dak Nong harus menerbitkan dokumen tanggapan atas petisi rumah tangga, yang harus diselesaikan paling lambat 27 Juni 2025.
Pada dialog tersebut, Ketua Komite Rakyat Provinsi menekankan bahwa dalam beberapa hari saja, Provinsi Dak Nong akan bergabung dengan Provinsi Binh Thuan dan Lam Dong , dengan nama baru Provinsi Lam Dong.
.jpg)
"Pemerintah baru berjanji untuk selalu memperhatikan rakyat, terutama etnis minoritas dan masyarakat di daerah terpencil. Pemerintah provinsi berharap masyarakat akan mendampingi, mendukung, dan berbagi dengan pihak berwenang di semua tingkatan. Kesulitan dan permasalahan terkait rekomendasi di atas akan diselesaikan secara bertahap. Tujuan utamanya adalah memastikan keselarasan kepentingan antara negara, pelaku bisnis, dan rakyat," ujar Ketua Komite Rakyat Provinsi, Ho Van Muoi.
Sumber: https://baodaknong.vn/chu-tich-ubnd-tinh-dak-nong-ho-van-muoi-doi-thoai-voi-cong-dan-256745.html
Komentar (0)