Terletak di dusun Tan Hoa, kecamatan Binh Ninh, provinsi Dong Thap (sebelumnya kecamatan Xuan Dong, distrik Cho Gao, Tien Giang ), Pagoda Lien Hoa merupakan salah satu karya spiritual yang luar biasa di Delta Mekong. Pagoda ini merupakan salah satu pagoda dengan jumlah pengunjung dan orang yang datang untuk mempersembahkan dupa terbanyak di provinsi Dong Thap.

Kuil ini dikelilingi oleh pepohonan buah-buahan.
FOTO: THANH QUAN
Pada tahun 2017, di muara Ky Hon, tempat Sungai Tien dan Kanal Cho Gao bertemu, patung Bodhisattva Quan Am Nam Hai dibangun dari beton bertulang, setinggi 33 m, dengan alas selebar 8 m, dalam posisi berdiri memegang mangkuk prajna menghadap Sungai Tien yang luas. Sejak diresmikan, patung Bunda Nam Hai telah menjadi tempat ibadah suci, menarik banyak wisatawan dan umat Buddha. Di tengah suasana pedesaan yang tenang, patung ini bagaikan simbol perlindungan, membawa kedamaian bagi mereka yang menggantungkan hidup di sungai.

Puncak pagoda ini adalah patung Bodhisattva Guanyin dari Laut Cina Selatan yang berdiri memegang semangkuk prajna menghadap Sungai Tien.
FOTO: THANH QUAN
Melanjutkan proyek spiritual, pada tahun 2019, aula utama Pagoda Lien Hoa mulai dibangun. Proyek ini dibangun secara unik dalam bentuk simulasi Stupa dalam Sutra Teratai (bab Menara Harta Karun Masa Kini). Pada ketinggian sekitar 15 m terdapat patung Buddha Sakyamuni dan Buddha Da Bao; di bawahnya terdapat tiga lantai arsitektur: lantai dasar adalah rumah dan ruang tamu para biksu, lantai pertama adalah Aula Patriark, dan lantai kedua adalah aula utama. Setiap lantai diukir dengan kata: "Buddha", "Dharma", "Sangha", menciptakan suasana yang megah dan khidmat. Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap penyelesaian.

Area aula utama Pagoda Lien Hoa
FOTO: THANH QUAN
Patung Bunda Nam Hai terletak di kompleks Wihara Buddha Lien Hoa, tepat di tepi Sungai Tien, hanya sekitar 10 km dari pusat My Tho. Kompleks wihara ini luas dan lapang, dengan patung 18 Arahat, 12 shio, dan banyak pemandangan Buddha yang hidup. Dari sini, sambil memandang Sungai Tien yang luas, pengunjung dapat merasakan kedamaian dan ketenangan yang jarang ditemukan di tempat lain.

Banyak orang pergi ke kuil untuk berdoa memohon kedamaian dan berkah.
FOTO: THANH QUAN
Semakin banyak orang datang ke Pagoda Lien Hoa dan patung Bunda Nam Hai untuk berdoa memohon kedamaian, beribadah, dan menemukan ketenangan batin, terutama pada hari bulan purnama, hari raya besar, dan Tet. Dari tanah liar di masa lalu, tempat ini kini telah menjadi destinasi budaya dan spiritual khas Delta Mekong, tempat bagi setiap orang untuk menyalakan dupa, mempercayakan iman dan kebaikan mereka.
Jalan menuju Pagoda Lien Hoa tidak terlalu sulit. Jika Anda berangkat dari Kota Ho Chi Minh, Anda dapat naik bus ke Tien Giang (lama) atau menempuh rute Kota Ho Chi Minh - My Tho sendiri. Kemudian, dari My Tho, menuju gerbang Cho Gao. Di Jalan Raya 50, akan ada belokan kanan ke D16. Ikuti D16 melewati jembatan Cho Gao 3 dan belok kanan untuk mencapai pagoda. Jarak dari pusat Kota My Tho ke pagoda hanya sekitar 10 km, dan jalannya lancar. Namun, pada hari libur besar, ada hari-hari di mana pagoda dikunjungi lebih dari 10.000 orang untuk mempersembahkan dupa, sehingga kemacetan lalu lintas terkadang terjadi di area di depan gerbang pagoda.
Waktu terbaik untuk mengunjungi Mother Nam Hai adalah pagi-pagi sekali atau sore hari yang sejuk, karena pada saat ini sinar matahari yang lembut dan angin sepoi-sepoi menciptakan suasana yang sangat damai di tepi Sungai Tien.
Sumber: https://thanhnien.vn/chua-me-nam-hai-nam-ngay-nga-ba-song-duoc-bao-boc-boi-cay-trai-miet-vuon-185251129214102726.htm






Komentar (0)