Saham terus meningkat, melampaui perkiraan
Pasar saham Vietnam pada 28 Agustus sekali lagi membuktikan bahwa "tak seorang pun dapat memprediksi" fluktuasinya. Bertentangan dengan perkiraan banyak pakar tentang kemungkinan koreksi ke bawah setelah serangkaian kenaikan tajam, Indeks VN tetap berada di zona hijau dan ditutup pada 1.680 poin, naik 8 poin dibandingkan sesi sebelumnya.
VN30 bahkan meningkat lebih kuat, melampaui ambang batas 1.860 poin, sementara HNX-Index juga naik tipis ke 276 poin. Meskipun likuiditas menurun dibandingkan sesi-sesi sebelumnya yang eksplosif, HOSE sendiri masih mencatat nilai transaksi lebih dari VND34.400 miliar.
Patut dicatat bahwa investor asing terus mempertahankan rekor penjualan bersih mereka, dengan penjualan bersih lebih dari VND6.500 miliar hanya dalam 2 hari. Meskipun demikian, terlepas dari tekanan ini, pasar tetap menguat untuk sesi ketiga berturut-turut, membawa Indeks VN kembali ke puncak historisnya.
Hal ini membuat banyak investor individu berada dalam dilema. Bapak Tuan Minh, seorang investor di Kota Ho Chi Minh, menceritakan bahwa akhir pekan lalu ia menjual semua saham dan surat berharga perbankan dalam portofolionya karena ia yakin pasar akan terkoreksi turun 10%-15% seperti yang diprediksi banyak orang. Namun, hanya beberapa hari kemudian, saham-saham perbankan sepertiSHB , HDB, VPB, MBB, atau LPB kembali mencapai puncaknya, membuat mereka yang mengambil keuntungan lebih awal merasa menyesal.
Pasar saham telah "hijau" dalam sesi terakhir.
Saham industri mana yang harus dipilih untuk akhir tahun?
Menurut Bapak Truong Hien Phuong, Direktur Senior KIS Vietnam Securities Company, pasar saham selalu menghadirkan kejutan yang tak terduga. Sejak April, Indeks VN telah naik hampir 400 poin. Koreksi tak terelakkan untuk menyeimbangkan kembali level harga, tetapi tampaknya koreksi baru-baru ini telah berakhir dengan cepat. Bapak Phuong yakin bahwa pasar sedang menghadapi siklus pertumbuhan baru, yang membuka banyak peluang bagi investor lama maupun yang memegang uang tunai.
Jadi, sektor mana saja yang perlu diperhatikan selama periode ini? Bapak Phuong berpendapat bahwa ada empat pilar utama: sekuritas, perbankan, properti sipil, dan investasi publik. Di antara pilar-pilar tersebut, kelompok perbankan sangat dihargai berkat kebijakan pelonggaran terbaru dari Bank Negara.
Penurunan rasio cadangan wajib tidak hanya membantu mengurangi biaya modal dan membuka blokir kredit, tetapi juga membuka peluang keuntungan yang lebih besar bagi bank. Khususnya, bank yang menerima transfer dari lembaga yang lemah juga mendapatkan manfaat langsung, karena mereka dapat menggunakan puluhan ribu miliar VND dari cadangan mereka untuk penyaluran kredit, sehingga mengoptimalkan efisiensi bisnis.
Tidak sulit untuk melihat bahwa saham perbankan menjadi "pusat perhatian" pasar. HDBank (kode HDB), misalnya, telah meningkat hampir 50% dalam waktu kurang dari 2 bulan. Hal ini bukan hanya karena permintaan yang kuat, tetapi juga mencerminkan fundamentalnya: laba industri perbankan tumbuh secara impresif.
Sejak akhir tahun lalu, Bank Negara telah menyelesaikan pengalihan empat bank lemah ke "bank-bank besar" seperti Vietcombank , MB, HDBank, dan VPBank. Langkah ini membantu memperkuat sistem dan sekaligus membuka lebih banyak ruang untuk pengembangan bagi bank-bank penerima.
Banyak saham perbankan yang meningkat tajam baru-baru ini, seperti saham HDB dari HDBank, yang meningkat hampir 50% hanya dalam 2 bulan terakhir.
Laporan terbaru juga memperkuat sentimen positif. Menurut Maybank Securities, laba bank-bank yang terdaftar pada kuartal kedua 2025 melampaui ekspektasi, meningkat 16% secara tahunan (year-on-year), sehingga pertumbuhan 6 bulan pertama mencapai 13%.
Industri perbankan diproyeksikan mencapai pertumbuhan laba sekitar 15% pada tahun 2025, dengan kuartal ketiga diperkirakan menjadi periode pertumbuhan terkuat. Banyak perusahaan sekuritas masih yakin bahwa saham perbankan masih memiliki ruang yang signifikan untuk meningkat, terutama ketika kredit sepanjang tahun diperkirakan akan meningkat sebesar 16% dan laba banyak bank melebihi 20%.
Pertanyaannya adalah apakah momentum pertumbuhan ini dapat dipertahankan, terutama ketika investor asing terus mempertahankan penjualan bersih yang kuat? Akankah saham perbankan mampu mempertahankan laju pertumbuhan di seluruh pasar, atau akankah arus kas secara bertahap didistribusikan ke sektor lain seperti properti residensial atau investasi publik? Dan yang lebih penting, jika ini benar-benar awal dari siklus pertumbuhan baru, kapan waktu yang tepat untuk mengucurkan dana?
Source: https://nld.com.vn/chung-khoan-tang-soc-chuyen-gia-mach-nuoc-nhom-co-phieu-nen-co-trong-tai-khoan-196250828161649004.htm
Komentar (0)