Tuan Vu Phat ( Lam Dong ) bertanya, jadi peraturan apa yang berlaku ketika mendukung pemukiman kembali untuk kasus di atas?
Pak Phat juga ingin tahu, apakah rumah yang dibangun di atas lahan pertanian (lahan untuk menanam tanaman tahunan) dianggap sebagai tanah yang melekat pada rumah? Jika proyek jalan melewati lahan pertanian yang terdapat rumah di atasnya, apakah beliau akan mendapatkan bantuan tanah relokasi? Jika mendapatkan bantuan, apakah beliau harus membayar biaya penggunaan lahan untuk lahan relokasi tersebut?
Departemen Pengelolaan Lahan, Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup menanggapi masalah ini sebagai berikut:
Pasal 95 Undang-Undang Agraria Tahun 2024 dan Pasal 5 Peraturan Pemerintah Nomor 88/2024/ND-CP tanggal 15 Juli 2024 tentang Ganti Rugi, Bantuan Hukum, dan Pemukiman Kembali dalam Hal Perolehan Tanah oleh Negara, mengatur ketentuan mengenai ganti rugi tanah dalam hal perolehan tanah oleh Negara untuk kepentingan pertahanan dan keamanan negara, pembangunan sosial ekonomi untuk kepentingan nasional dan kepentingan umum.
Pasal 5, Pasal 111 UU Pertanahan Tahun 2024 mengatur tentang pengaturan pemukiman kembali:
5. Rumah tangga dan individu yang tanah yang melekat pada rumah mereka diambil alih oleh Negara dan harus pindah tempat tinggal tanpa berhak atas kompensasi tanah tempat tinggal, jika mereka tidak memiliki tempat tinggal lain di komune atau kota di daerah pedesaan atau di kota provinsi atau di distrik, kota kecil atau kota di bawah kota yang dikelola pusat tempat tanah tersebut diambil alih, akan dialokasikan tanah tempat tinggal oleh Negara dengan biaya penggunaan tanah yang dipungut atau rumah tersebut akan dijual, disewakan, atau disewakan dengan sistem sewa beli.
Pada poin l ayat 1 Pasal 157 UUPA Tahun 2024 disebutkan:
1. Pembebasan dan pengurangan biaya penggunaan tanah dan sewa tanah berlaku dalam hal-hal berikut:
l) Mengalokasikan tanah perumahan kepada rumah tangga dan individu yang, ketika Negara mengambil alih tanah yang melekat pada rumah, harus pindah tetapi tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan kompensasi untuk tanah perumahan dan tidak memiliki tempat tinggal lain dalam unit administratif tingkat komune tempat tanah tersebut diambil alih;
Berdasarkan ketentuan di atas, maka ketentuan mengenai pertimbangan alokasi tanah dengan retribusi pemanfaatan tanah atau jual beli, sewa-beli, atau sewa-beli rumah tinggal bagi rumah tangga dan perseorangan, apabila Negara mengambil alih tanah yang melekat pada rumah tinggal dan harus melakukan relokasi tanpa memenuhi ketentuan ganti rugi tanah tempat tinggal, dilaksanakan sesuai ketentuan Pasal 111 Ayat 5 Undang-Undang Agraria Tahun 2024; pembebasan dan pengurangan retribusi pemanfaatan tanah dilaksanakan sesuai Pasal 157 Ayat 1 Angka 1 Undang-Undang Agraria Tahun 2024 dan Pasal 17, 18, dan 19 Peraturan Pemerintah Nomor 103/2024/ND-CP tanggal 30 Juli 2024 tentang Retribusi dan Sewa-Beli Tanah.
Karena ini adalah kasus spesifik, tidak ada catatan atau dokumen yang menyertainya, kami sarankan Anda mempelajari peraturan di atas dan menghubungi otoritas pengelolaan lahan setempat untuk instruksi khusus.
Pemerintah.vn
Sumber: https://baochinhphu.vn/co-duoc-mien-tien-su-dung-dat-tai-dinh-cu-102250710110313243.htm
Komentar (0)