Hari perdagangan terakhir saham HBC dan HNG di HoSE adalah 5 September. Kedua saham ini akan diperdagangkan di UPCoM nanti.
Bursa Efek Kota Ho Chi Minh (HoSE) telah memutuskan untuk menghapus pencatatan dua saham, HBC milik Hoa Binh Construction Group Corporation (HoSE: HBC) dan HNG milik Hoang Anh Gia Lai Agriculture Corporation (HoSE: HNG). Sebanyak 347,2 juta lembar saham HBC dan lebih dari 1,1 miliar lembar saham HNG akan resmi dihapus pencatatannya di HoSE mulai 6 September 2024. Hari perdagangan terakhir kedua saham ini adalah 5 September.
Sebelumnya, HoSE mengumumkan penghapusan pencatatan wajib saham HBC karena laba setelah pajak yang belum dibagikan per 31 Desember 2023 sebesar negatif VND 3.240 miliar, melebihi modal disetor aktual perusahaan sebesar VND 2.741 miliar.
Alasan penghapusan pencatatan saham HNG adalah karena perusahaan telah mengalami kerugian selama tiga tahun berturut-turut. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi yang telah diaudit, pada tahun 2021, HNG mengalami kerugian lebih dari VND 1.119 miliar, pada tahun 2022, kerugiannya lebih dari VND 3.576 miliar, dan pada tahun 2023, kerugiannya lebih dari VND 1.098 miliar.
Setelah menerima pemberitahuan penghapusan pencatatan pada akhir Juli, HBC menanggapi secara tertulis kepada badan manajemen dan menyatakan bahwa mereka tidak setuju dengan alasan HoSE untuk menghapus pencatatan saham HBC secara wajib di perusahaan ini. Bapak Le Viet Hai, Ketua Hoa Binh Group, menyebutkan alasan keberatan tersebut karena Keputusan 155 tidak memberikan rincian tentang pertimbangan kondisi akumulasi kerugian pada laporan keuangan konsolidasi yang telah diaudit, maupun pada laporan keuangan audit terpisah. Saat ini, belum ada dokumen hukum dari otoritas yang berwenang yang memandu penerapan atau interpretasi hukum dalam kasus ini.
Modal dasar perusahaan adalah VND2,741 miliar, sementara laba setelah pajak dalam laporan keuangan audit tahun 2023 adalah negatif VND2,401 miliar dan dalam laporan keuangan konsolidasi audit tahun 2023 adalah negatif VND3,240 miliar. Dengan demikian, total akumulasi kerugian HBC dalam laporan keuangan audit tidak melebihi modal dasar. Selain itu, Bapak Hai menyatakan bahwa pertimbangan HoSE untuk menghapus pencatatan saham HBC berdasarkan preseden sebelumnya tidak sesuai dengan hukum yang berlaku.
Sementara itu, HAGL Agrico dan Song Da 6 terancam dihapuskan dari daftar karena kerugian produksi dan bisnis selama 3 tahun berturut-turut. HAGL Agrico melaporkan kerugian selama 3 tahun berturut-turut dari tahun 2021 hingga 2023 masing-masing sebesar VND 1.119 miliar, VND 3.576 miliar, dan VND 1.098 miliar. Kerugian setelah pajak Song Da 6 dalam 3 tahun terakhir masing-masing sebesar VND 2,3 miliar, VND 11 miliar, dan VND 160 miliar.
Per 31 Desember 2023, akumulasi kerugian HAGL Agrico mencapai lebih dari VND 8.100 miliar, sementara modal dasarnya mencapai VND 11.085 miliar. Nilai ekuitasnya mencapai hampir VND 2.257 miliar, yang merupakan proporsi kecil dari total struktur modal perusahaan pertanian ini yang mencapai hampir VND 14.100 miliar.
Di pasar saham, saham HBC ditutup pada harga VND4.970/saham pada 9 Agustus, turun 39% dibandingkan hampir sebulan sebelumnya. Pada 31 Juli, Huyndai Elevator Co., Ltd., pemegang saham terbesar kedua HBC, menjual 5 juta lembar saham HBC. Setelah transaksi tersebut, rasio kepemilikan Huyndai Elevator di HBC turun dari 8,08% menjadi 6,64%.
Sementara itu, saham HNG diperdagangkan pada harga VND4.080/saham, turun sekitar 23% dibandingkan bulan lalu. Pemegang saham utama HAGL Agrico, termasuk Truong Hai Group (27,63%) dan Hoang Anh Gia Lai (8,24%), belum mengambil langkah apa pun setelah Bursa Efek Kota Ho Chi Minh mengumumkan penghapusan pencatatan saham HNG.
Sumber: https://baodautu.vn/co-phieu-hbc-va-hng-bi-huy-niem-yet-tu-69-d222127.html
Komentar (0)