Setelah menerima laporan dari surat kabar VietNamNet tentang situasi sepeda motor yang melaju sembarangan di Jalan Layang Ring Road 2, Tim Polisi Lalu Lintas Jalan Raya No. 3 (Departemen Kepolisian Lalu Lintas Kepolisian Kota Hanoi ) mengambil tindakan.
Pada pagi hari tanggal 8 September, kelompok kerja Tim Polisi Lalu Lintas No. 3 mendirikan pos pemeriksaan di pintu keluar Jalan Layang Lingkar 2, bagian Nga Tu So (dari jembatan Vinh Tuy ke Nga Tu So).
Hanya dalam hitungan menit, Satgas menilang 3 sepeda motor karena pelanggaran. Salah satu pengendaranya bahkan memasuki jalan yang dibatasi tanpa mengenakan helm.
Melaporkan kepada polisi lalu lintas, pengemudi NST (lahir tahun 1987, tinggal di Long Bien, Hanoi) yang mengendarai sepeda motor dengan plat nomor 29B1 mengatakan bahwa ia melihat rambu larangan di awal jalan tetapi tetap masuk.
Pagi ini, saya menjemput saudara-saudara saya untuk pergi ke sekolah. Karena lalu lintas sangat padat, saya sengaja masuk. Ketika saya sampai di Jalan Lingkar 2, saya melihat mobil-mobil melaju kencang dan berbahaya, tetapi jika saya sudah pergi, saya harus sampai ke ujung jembatan untuk turun," kata Pak T.
Bapak T juga menambahkan bahwa setelah menerima denda ini, ia akan belajar dari pengalamannya dan berjanji tidak akan mengulangi pelanggarannya.
Pelanggar lain mengatakan bahwa ia mengikuti karena melihat banyak pengendara sepeda motor melanggar hukum. Ia juga mengatakan bahwa jalannya sempit, hanya memiliki dua jalur mobil, sehingga sepeda motor harus "berebut jalan" untuk bisa lewat.
"Mobilnya melaju kencang dan jalannya sempit, jadi sangat menakutkan. Lain kali saya akan lebih memperhatikan rambu-rambu demi keselamatan," kata pelanggar tersebut.
Perlu dicatat bahwa banyak pengendara sepeda motor yang melanggar aturan lalu lintas berusaha menghindarinya dengan segala cara. Mereka bahkan memutar balik motornya dan melarikan diri.
Kapten Nguyen Huu Mung, Tim Polisi Lalu Lintas No. 3, mengatakan bahwa segera setelah pengaduan diterima, unit tersebut langsung mengambil tindakan untuk menangani pelanggaran tersebut. Atas tindakan mengemudi sepeda motor di jalan terlarang, para pengemudi didenda mulai dari 400.000 hingga 600.000 VND dan SIM mereka dicabut selama sebulan.
"Keistimewaan ruas Jalan Lingkar 2 dari Jembatan Vinh Tuy hingga Nga Tu So adalah hanya untuk mobil dan tidak boleh ada sepeda motor, sepeda motor, sepeda, dan pejalan kaki. Oleh karena itu, sangat berbahaya bagi kendaraan-kendaraan ini untuk melintas di jalan raya, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas," ujar Kapten Mung.
Menurut Kapten Nguyen Huu Mung, dalam proses penanganan pelanggaran, petugas polisi lalu lintas menghadapi banyak kesulitan karena pelanggar mengabaikan bahaya untuk menghindarinya. Namun, unit ini akan terus melakukan sosialisasi dan penanganan untuk memastikan masyarakat mematuhinya.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)