Da Nang berencana mengurangi jumlah departemen dan divisi sebesar 15-20%, dan penggabungan unit layanan publik dengan fungsi yang tumpang tindih juga akan dipertimbangkan.
Pada tanggal 20 Desember, dalam konferensi pers kuartal keempat tahun 2024 yang diadakan oleh Komite Rakyat Kota Da Nang, Bapak Tran Chi Cuong, Wakil Ketua Komite Rakyat Kota, menyatakan bahwa kota tersebut sedang mengembangkan rencana spesifik untuk penggabungan berbagai departemen dan lembaga.
Bapak Tran Chi Cuong, Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Da Nang, memberikan informasi mengenai restrukturisasi dan penyederhanaan aparatur administrasi.
Menurut Bapak Tran Chi Cuong, aparatur administrasi sedang diorganisasi ulang sesuai dengan kebijakan umum Pemerintah Pusat, dengan Da Nang melakukan reorganisasi komune dan kelurahan.
Di Da Nang, jumlah kecamatan dan desa tidak banyak, sehingga reorganisasi hanya akan melibatkan penyesuaian batas administratif, dengan fokus pada distrik Hai Chau, Son Tra, dan Thanh Khe.
Selanjutnya, aparat tersebut akan diorganisasi ulang dan disederhanakan sesuai dengan kebutuhan Politbiro .
Oleh karena itu, selain melakukan reorganisasi dan penggabungan departemen dan lembaga sebagaimana dipersyaratkan oleh pemerintah pusat, Da Nang akan lebih lanjut merampingkan departemen dan lembaga yang tidak termasuk dalam penggabungan tersebut, seperti Departemen Kesehatan , Departemen Dalam Negeri, Inspektorat, dan Kantor Komite…
"Tujuannya adalah untuk mengurangi jumlah departemen dan divisi sebesar 15-20%. Penggabungan unit layanan publik dengan fungsi yang tumpang tindih juga akan dipertimbangkan," kata Bapak Cuong.
Bapak Cuong menyatakan bahwa penggabungan tersebut juga menimbulkan banyak masalah yang perlu ditangani. Selain menghemat waktu dan merampingkan sistem untuk mengurangi birokrasi, Da Nang akan dengan tegas berupaya menyelesaikan restrukturisasi sebagaimana dipersyaratkan oleh Pemerintah Pusat pada kuartal pertama tahun 2025.
Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Da Nang menambahkan bahwa Da Nang saat ini sedang mengembangkan rencana spesifik, menugaskan departemen-departemen untuk duduk bersama guna membahas dan mengatur struktur organisasi setelah penggabungan, dengan tujuan mengurangi jumlah departemen sebesar 15-20%.
Departemen-departemen yang tersisa juga meninjau, menata ulang, merampingkan, dan terus merestrukturisasi unit dan asosiasi layanan publik sesuai dengan kebijakan tersebut.
"Da Nang mengikuti pedoman pemerintah pusat dan melakukannya dengan serius, bukan secara dangkal atau hanya untuk segera menyelesaikannya," kata Bapak Cuong.
Menurut Bapak Cuong, jumlah pejabat yang berlebihan belum ditentukan oleh pemerintah kota karena mereka saat ini sedang mengembangkan kerangka kerja. Berdasarkan kerangka kerja tersebut, mereka akan menghitung peta jalan dan menerapkan kebijakan yang kuat untuk mendorong pejabat yang mendekati usia pensiun, masih muda, atau merasa tidak lagi mampu menjalankan tugasnya untuk pensiun dini.
"Selama proses merger, akan ada orang yang pensiun atau mengundurkan diri, yang akan menyebabkan pengurangan jumlah karyawan lebih lanjut, bukan pemutusan hubungan kerja sekaligus. Hal ini memengaruhi kehidupan setiap individu dan keluarga mereka," ujar Bapak Cuong.
Sumber: https://www.baogiaothong.vn/da-nang-tinh-gon-bo-may-du-kien-rut-gon-20-dau-moi-19224122011434212.htm









Komentar (0)