Kebiasaan sederhana seperti menaiki tangga, berjalan, melakukan plank, minum kopi atau teh, mengobrol dengan teman dan saudara membantu menambah tahun dalam hidup Anda.
Dalam beberapa tahun terakhir, orang-orang superkaya telah menghabiskan jutaan dolar demi umur panjang dan memperlambat proses penuaan. Namun, para ilmuwan mengatakan bahwa kebiasaan sederhana dan gratis yang terintegrasi dalam aktivitas sehari-hari adalah kunci untuk memperpanjang umur.
Naik tangga
Aktivitas fisik yang teratur merupakan bagian dari gaya hidup sehat. Semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa kebiasaan duduk terlalu lama dapat berakibat fatal karena sejumlah alasan. Menurut pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setiap orang sebaiknya melakukan setidaknya 150 menit olahraga intensitas sedang atau 75 menit olahraga intensitas tinggi setiap minggu.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa dengan aktivitas seperti naik tangga atau hiking, Anda tetap bisa mendapatkan manfaat kesehatan yang setara dengan berjam-jam berolahraga di pusat kebugaran. Bahkan, beristirahat sejenak dari pekerjaan untuk berjalan kaki pun baik untuk sistem muskuloskeletal.
Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Nature Medicine, olahraga selama empat hingga enam menit yang dilakukan secara berkala sepanjang hari dan meningkatkan detak jantung Anda sudah cukup untuk mengurangi risiko kematian dini. Analisis lain menemukan bahwa frekuensi olahraga ini juga dapat mencegah kanker.
Naik tangga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan aktivitas fisik, sehingga meningkatkan umur panjang. Foto: Canva
Latihan papan atau dinding
Selain latihan kardio yang meningkatkan detak jantung, latihan otot juga membantu tubuh menua lebih lambat, sehingga terhindar dari berbagai penyakit usia tua. Studi menunjukkan bahwa menggabungkan kardio (lari, bersepeda) dan latihan ketahanan membantu meningkatkan umur panjang.
Latihan sederhana seperti plank (letakkan tangan di punggung, tahan punggung, dan rapatkan bokong agar tubuh lurus seperti plank, sejajar dengan tanah), dikombinasikan dengan wall lean (bersandar ke dinding, betis dan paha membentuk sudut siku-siku) dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kekuatan.
Kedua latihan ini menggunakan berat tubuh dan dapat dilakukan di luar pusat kebugaran untuk membantu Anda tetap aktif, berenergi, dan meningkatkan daya tahan.
Makan camilan karbohidrat sehat
Memastikan nutrisi merupakan faktor penting untuk hidup sehat. Alih-alih menerapkan diet ketat yang hanya bisa diikuti sementara, ahli gizi menyarankan untuk menambahkan lebih banyak buah, sayur, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan kaya karbohidrat ke dalam menu harian Anda. Ini adalah cara sederhana untuk "berdiet seperti Anda tidak sedang berdiet".
Tumbuhan kaya akan vitamin, mineral, dan serat, yang dapat mengurangi risiko penyakit mematikan seperti kanker usus. Ini merupakan bahan utama dalam pola makan masyarakat yang tinggal di Zona Biru dengan usia terpanjang di dunia .
Untuk tambahan nutrisi sederhana, makanlah camilan sehat seperti buah beri yang dicelupkan ke dalam cokelat hitam, buah kering dan kacang-kacangan, keju dengan sayuran, dan kerupuk gandum utuh.
Minum kopi, teh, dan coklat hitam
Ada bukti yang berkembang bahwa fitonutrien seperti polifenol, antioksidan yang ditemukan dalam kopi, teh, dan cokelat hitam, dapat melindungi terhadap penyakit kronis.
Kopi dapat membantu mencegah penyakit jantung, sementara teh hijau dan hitam mengandung antioksidan. Cokelat hitam merupakan sumber flavonoid, yang juga baik untuk jantung.
Berkumpul bersama teman dan orang-orang terkasih
Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Jurnal Asosiasi Medis Amerika, penyebab menurunnya kesehatan masyarakat adalah kurangnya koneksi sosial. Para ilmuwan menunjukkan bahwa kesepian sama berbahayanya bagi tubuh seperti merokok.
Orang-orang di Zona Biru dunia mengatakan rasa kebersamaan yang kuat merupakan sumber energi dan motivasi yang membuat mereka tetap hidup dan berjiwa muda. Richard Soller, 96, seorang pelari maraton, berbagi rahasianya untuk tetap sehat: berbicara di telepon setiap hari dengan teman dan keluarga agar pikiran dan tubuhnya tetap aktif.
Menurut para ahli, komunikasi yang teratur adalah kunci untuk mencegah penurunan daya ingat dan kognitif. Meluangkan waktu untuk mendengarkan pikiran Anda sendiri dan curahan hati orang-orang di sekitar Anda dapat membantu Anda membangun hubungan yang langgeng.
Thuc Linh (Menurut Orang Dalam )
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)