Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Usulan pengurangan poin SIM, jika semua poin dikurangi, Anda harus mengulang kursus

Báo Thanh niênBáo Thanh niên24/11/2023

[iklan_1]

Pada sore hari tanggal 24 November, dalam rangka membahas Rancangan Undang-Undang tentang Ketertiban dan Keselamatan Lalu Lintas, delegasi Tran Thi Thu Phuoc (delegasi Kon Tum ) mengusulkan peraturan tentang poin dan pengurangan SIM, yang dengan demikian turut meningkatkan kewaspadaan para peserta lalu lintas.

Đề xuất trừ điểm GPLX, bị trừ hết điểm sẽ phải học lại - Ảnh 1.

Delegasi Tran Thi Thu Phuoc (delegasi Kon Tum)

Pengemudi akan merasa risih dengan jumlah poin pada SIM mereka.

Menurut delegasi Phuoc, SIM merupakan salah satu dokumen yang sangat penting, bukan hanya sebagai alat pengakuan kemampuan seseorang dengan kapasitas dan kondisi yang memadai untuk mengemudikan kendaraan, tetapi juga sebagai alat yang efektif bagi manajemen negara di bidang jaminan keselamatan lalu lintas.

Namun, belakangan ini, pelanggaran keselamatan lalu lintas menjadi sangat rumit. Banyak kecelakaan lalu lintas serius terjadi, mengakibatkan kerugian besar dalam hal nyawa dan harta benda, membuat masyarakat khawatir dan frustrasi.

Salah satu penyebab situasi ini adalah rendahnya kesadaran pengemudi. Selain itu, konsekuensi hukum atas pelanggaran administratif hanya bersifat sementara dan tidak cukup untuk mencegah pelanggaran.

Dari praktik tersebut di atas, delegasi perempuan dari provinsi Kon Tum mengusulkan agar Majelis Nasional dan panitia perancang menambahkan peraturan tentang perhitungan poin SIM.

Oleh karena itu, pengurangan poin SIM merupakan langkah manajemen negara. Langkah ini akan berdampak langsung pada kesadaran pengemudi kendaraan, dan telah diterapkan di banyak negara di dunia .

Tergantung pada pelanggarannya, pengemudi akan dikurangi sejumlah poin. Jika pelanggaran berulang, pengemudi akan dikurangi berkali-kali, hingga SIM-nya dicabut dan ia harus mengulang jalurnya.

Dengan adanya peraturan di atas, pengemudi dipaksa untuk mengetahui jumlah poin pada SIM-nya, sehingga dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya pelanggaran yang mengakibatkan poin dikurangi.

"Dulu, meskipun kami menginginkannya, kebijakan ini sulit diterapkan karena keterbatasan teknologi. Namun, saat ini, mengikuti tren transformasi digital negara kami melalui interkoneksi sistem basis data, lembaga manajemen negara dapat memantau dan memperoleh beragam informasi untuk mendukung pekerjaan manajemen," ujar Ibu Phuoc.

Menariknya, menurut delegasi perempuan tersebut, jika diterapkan, poin SIM juga dapat digunakan sebagai target dan kriteria bagi para pemberi kerja untuk merekrut pekerja untuk menjadi pengemudi bagi mereka.

Đề xuất trừ điểm GPLX, bị trừ hết điểm sẽ phải học lại - Ảnh 2.

Menurut delegasi Majelis Nasional, pengurangan poin SIM akan membantu meningkatkan kewaspadaan peserta lalu lintas.

Pemerintah: Akan mempelajari dan melengkapinya sesuai kebutuhan

Sebelumnya, dalam proses penyusunan Undang-Undang Keselamatan Lalu Lintas Jalan, Kementerian Keamanan Publik mengusulkan agar setiap SIM memiliki total 12 poin. Poin akan dikurangi dari SIM jika pengemudi melanggar undang-undang tentang keselamatan lalu lintas jalan.

Jika semua poin dikurangi, SIM Anda tidak akan berlaku lagi. Pengemudi yang ingin mendapatkan SIM baru harus belajar dan mengikuti tes setelah 6 bulan, seperti halnya saat pertama kali mendapatkan SIM.

Data poin SIM akan diperbarui ke sistem basis data segera setelah denda berlaku. Pengurangan poin spesifik akan ditentukan oleh Pemerintah.

Namun, dalam beberapa draf terbaru, proposal di atas tidak lagi dipertahankan. Menjelaskan perubahan ini, Kementerian Keamanan Publik menyatakan bahwa setelah mempelajari dan menyerap masukan dari para ahli dan ilmuwan serta merujuk pada pengalaman internasional, pengurangan poin SIM merupakan bentuk penanganan pelanggaran administratif, sehingga perlu diubah dan dilengkapi dalam Undang-Undang Penanganan Pelanggaran Administratif.

Kementerian Keamanan Publik mengatakan pihaknya mengusulkan agar Pemerintah melaporkan kepada Majelis Nasional untuk mengembangkan resolusi percontohan tentang pengurangan poin SIM untuk pelanggaran administratif di bidang lalu lintas.

Terkait pula dengan konten ini, pada tanggal 10 November lalu, dalam sesi diskusi kelompok, banyak delegasi DPR mengusulkan penambahan ketentuan mengenai poin dan pengurangan SIM pada RUU Keselamatan Lalu Lintas.

Menjelaskan kelompok pendapat di atas, Pemerintah menyatakan akan menerima dan mengarahkan instansi penyusun untuk berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan penelitian dan melengkapi sebagaimana mestinya.


[iklan_2]
Tautan sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Close-up 'monster baja' yang memamerkan kekuatan mereka di A80
Ringkasan latihan A80: Kekuatan Vietnam bersinar di bawah malam ibu kota berusia seribu tahun
Kekacauan lalu lintas di Hanoi setelah hujan lebat, pengemudi meninggalkan mobil di jalan yang banjir
Momen-momen mengesankan dari formasi penerbangan yang bertugas di Upacara Agung A80

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk