Sebelumnya, pihak sekolah menetapkan skor minimum untuk industri semikonduktor adalah 24, dan skor matematika minimal 8. Namun, dalam pengumuman terbaru siang ini (21 Juli), pihak sekolah telah menghapus peraturan ini.
Oleh karena itu, untuk program pelatihan teknologi semikonduktor, sekolah mensyaratkan skor minimum 20.
Nilai ambang batas mutu masukan (nilai dasar penerimaan) berdasarkan hasil ujian kelulusan SMA dan nilai ambang batas mutu masukan untuk metode penerimaan lainnya dikonversi ke skala 30 poin untuk program pendidikan tinggi reguler tahun 2025 di Universitas Sains sebagai berikut:




Nilai ambang batas untuk menjamin mutu masukan adalah nilai total dari 3 ujian (sesuai kombinasi yang sesuai) ditambah poin bonus, poin prioritas regional dan mata pelajaran (jika ada) sesuai dengan peraturan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan .
Skor ambang batas untuk memastikan kualitas masukan untuk metode penerimaan lainnya diubah ke skala 30 poin ditambah poin bonus, poin prioritas regional dan mata pelajaran (jika ada) sesuai dengan peraturan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan.
Pada tahun 2025, Universitas Sains memiliki target pendaftaran total lebih dari 2.400 untuk 28 jurusan, meningkat hampir 600 dibandingkan tahun lalu.
Industri dengan jumlah indikator tertinggi adalah bioteknologi (QHT09) dengan 190 indikator. Industri dengan indikator terendah adalah oseanografi (QHT17); sumber daya air dan lingkungan (QHT92); geologi (QHT18) dengan 25 indikator.
Selain itu, kuota pendaftaran khusus untuk setiap jurusan adalah sebagai berikut:
30 indikator: geografi fisik (QHT10); ilmu informasi geospasial (QHT91); meteorologi dan klimatologi (QHT16);
50 indikator: lingkungan, kesehatan dan keselamatan (QHT82);
60 indikator: matematika (QHT01); ilmu komputer (QHT02); ilmu data (QTH93); biofarmasi (QHT81)
75 indikator: teknologi rekayasa nuklir (QHT05)
80 indikator: teknologi rekayasa lingkungan (QHT15);
90 indikator: pengelolaan lahan (QHT12); pengembangan perkotaan dan pengelolaan real estat (QHT95); ilmu lingkungan (QHT13);
120 indikator: ilmu komputer dan informasi (QHT98); ilmu material (QHT04); teknologi semikonduktor (QHT99); teknologi rekayasa kimia (QHT07); kimia farmasi (QHT43); biologi (QHT08); ilmu dan teknologi pangan (QHT96); pengelolaan sumber daya dan lingkungan (QHT20)
125 indikator: elektronika dan teknologi informasi (QHT94)
130 sks: fisika (QHT03)
150 indikator: kimia (QHT06)
Pada tahun 2025, Universitas Sains akan mempertahankan 6 metode penerimaan yang sama seperti tahun lalu, termasuk:
Metode 1: Penerimaan langsung sesuai dengan peraturan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan.
Cara 2: Mempertimbangkan hasil ujian kelulusan SMA tahun 2025 memenuhi ambang batas masuk sesuai peraturan sekolah
Metode 3: Pertimbangkan hasil ujian HSA Universitas Nasional Hanoi, dengan kandidat mendapat skor 65/150 poin.
Metode 4: Menggunakan hasil SAT (sertifikat penilaian kemampuan untuk masuk universitas di AS), skor minimum yang disyaratkan adalah 1.100/1.600.
Hasil kandidat akan dikonversi ke skala 30 poin. Skor SAT 1.200 setara dengan 22,5; dan 1.504 setara dengan 28,2.
Metode 5: Pertimbangkan untuk menggabungkan skor IELTS 5,5 (atau setara) dengan skor ujian kelulusan SMA. Skor sertifikat akan dikonversi untuk menggantikan mata pelajaran Bahasa Inggris dalam kombinasi tersebut.
Metode 6: Pertimbangkan perjanjian, persiapan universitas, penerimaan sesuai dengan Peraturan Penerimaan dan Pedoman Penerimaan VNU.
Sumber: https://dantri.com.vn/giao-duc/dh-khoa-hoc-tu-nhien-bo-quy-dinh-diem-san-voi-nganh-ban-dan-20250721171808327.htm
Komentar (0)