Petenis Spanyol Novak Djokovic tidak senang setelah diminta menjalani tes doping hanya satu setengah jam sebelum pertandingan perempat final Piala Davis dengan Cameron Norrie.
Djokovic mengatakan diminta untuk mendonorkan urine dan darah 90 menit sebelum pertandingan adalah yang pertama dalam kariernya. Ia dan anggota tim Serbia menolak permintaan penyelenggara Piala Davis.
"Saya bilang ke panitia kalau saya belum pernah melihat ini sebelumnya," ujar Djokovic kepada media. "Dia duduk di pojok dan mengawasi saya berjam-jam. Terlalu berlebihan. Saya mendukung tes doping, tapi tidak sebelum pertandingan. Kami tidak menyembunyikan apa pun, tapi semuanya pasti ada batasnya."
Djokovic dalam kemenangannya atas Norrie di Malaga, Spanyol pada 23 November. Foto: AP
Ketika Djokovic mengatakan ingin menunda tes doping hingga setelah pertandingan, penyelenggara khawatir pertandingan antara Serbia dan Inggris Raya akan berakhir larut malam. "Mereka bilang ingin kami istirahat setelah pertandingan, saya bilang tim pemenang akan istirahat keesokan harinya," tambah Nole.
Final Piala Davis 2023, yang akan diikuti delapan tim, akan digelar di Malaga pekan ini. Perwakilan dari delapan federasi tenis telah diberitahu dalam sebuah pertemuan awal pekan ini mengenai tes doping yang tidak lazim sebelum atau sesudah pertandingan. Tes doping pra-pertandingan merupakan hal yang umum di ajang Federasi Tenis Internasional (ITF) dan jarang terjadi di turnamen ATP Tour atau Grand Slam.
"Saya punya rutinitas sendiri dan saya tidak mau terganggu," kata Djokovic. "Mengambil darah atau urine sebelum pertandingan itu konyol. Setelah pertandingan, kalian boleh memeriksa saya selama yang kalian mau."
Di perempat final Piala Davis, Serbia mengalahkan Britania Raya 2-0 berkat pertandingan tunggal yang sukses antara Miomir Kecmanovic dan Djokovic. Kecmanovic mengalahkan Jack Draper 7-6, 7-6 untuk membawa Serbia unggul, sebelum Djokovic mengalahkan Norrie 6-4, 6-4 di pertandingan tunggal kedua. Serbia akan menghadapi Jannik Sinner dari Italia di semifinal hari ini, 25 November. Djokovic bertemu Sinner dua kali di ATP Finals pekan lalu. Sinner memenangkan babak penyisihan grup, tetapi kalah cepat dari seniornya di final.
Djokovic membantu Serbia memenangkan Piala Davis untuk pertama kalinya pada tahun 2010. Kekalahan terakhirnya di arena ini adalah ketika ia kalah dari Juan Martin del Potro pada tahun 2011. Djokovic telah memainkan 62 pertandingan musim ini, memenangkan 56 di antaranya.
Vy Anh
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)