Baru-baru ini, Tri Viet Securities Corporation (Kode TVB) mengumumkan informasi tentang pengangkatan pimpinan baru perusahaan. Dengan demikian, Ibu Phung Thi Thu Ha diangkat sebagai Direktur Utama sekaligus kuasa hukum.
Pergantian pimpinan Tri Viet Securities ini terjadi di tengah kondisi usaha perseroan yang tengah menghadapi berbagai kesulitan pasca-penangkapan mantan pimpinan Pham Thanh Tung atas keterlibatannya dalam kasus manipulasi pasar saham dengan dua kode BII dan TGG.
Pendapatan pialang efek Tri Viet Securities (TVB) anjlok 80%, terpaksa ganti pimpinan (Foto TL)
Terkait kondisi bisnis TVB, laporan keuangan kuartal kedua mencatat pendapatan bersih sebesar 17,3 miliar VND, dengan laba kotor mencapai 16,7 miliar VND. Laba setelah pajak penghasilan badan usaha mencapai 6,5 miliar VND.
Namun, perlu dicatat bahwa pendapatan perusahaan dari kegiatan perantara pedagang efek hanya mencapai 2,7 miliar VND, turun hampir 2/3 dibandingkan periode yang sama. Pendapatan kumulatif TVB dari perdagangan efek mencapai 6,2 miliar VND dalam 6 bulan pertama tahun 2023, turun hampir 80% dibandingkan periode yang sama. Hal ini menunjukkan penurunan kegiatan perantara pedagang efek TVB.
Karena bisnis tidak berjalan baik, saham TVB dari Tri Viet Securities JSC baru saja ditetapkan dalam status peringatan oleh Bursa Efek Kota Ho Chi Minh (HoSE) mulai 27 Juni 2023 karena laba setelah pajak yang belum dibagikan negatif pada laporan keuangan yang diaudit untuk tahun 2022.
Pada tahun 2022, pendapatan operasional Tri Viet Securities menurun dari VND434 miliar menjadi hanya VND154 miliar, turun 64,5%. Laba setelah pajak mencapai negatif VND318 miliar, sementara pada periode yang sama, laba setelah pajak mencapai VND299 miliar.
Akumulasi laba setelah pajak dalam struktur aset perusahaan pada akhir tahun 2022 adalah negatif VND 182 miliar. Pada akhir kuartal kedua tahun 2023, akumulasi laba setelah pajak TVB sedikit membaik tetapi masih negatif VND 174,8 miliar.
Selain itu, TVB juga dikenakan pembatasan perdagangan karena keterlambatan pengungkapan laporan keuangan yang telah diaudit untuk tahun 2022, lebih dari 45 hari setelah batas waktu yang ditentukan.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)