Ini adalah pertama kalinya Tra My datang ke ibu kota kuno Hue - Foto: NVCC |
Dengan kecepatan Anda sendiri
Dinh Tra My (lahir tahun 2003, di Hanoi ) mengatakan ia memilih Hue karena ia membutuhkan tempat yang tenang dan santai. Bagi My, terkadang ia perlu menjauh dari keramaian untuk menyendiri, dan Hue adalah destinasi yang sepenuhnya memenuhi kebutuhan tersebut.
Tra My telah mendengar banyak pujian dari teman dan kenalannya tentang Hue: "Katanya Hue itu luar biasa, dengan pemandangan yang indah, makanan yang lezat dan murah. Siapa pun yang pernah ke sini pasti ingin kembali." My berbagi dan mengatakan bahwa ia telah menonton banyak video anak muda yang bepergian sendiri ke Hue.
"Bepergian bersama teman atau keluarga memang menyenangkan, tetapi karena setiap orang memiliki minat dan kemampuan fisik yang berbeda, terkadang butuh banyak waktu untuk bepergian dan mengatur jadwal. Selain itu, saya juga ingin meluangkan waktu untuk diri sendiri agar dapat merasakan dan menikmati Hue sepenuhnya, dengan kecepatan saya sendiri," ungkap Tra My.
Sebelum perjalanan, Dinh Tra My telah mempersiapkan diri secara mental, nyaman, dan terencana. Barang bawaannya sama seperti saat bepergian dengan banyak orang. "Tentu saja, saya harus membawa semua barang sendiri, agak berat, tetapi sebagai imbalannya, saya memiliki kendali penuh atas semuanya sesuai keinginan saya," kata My.
Setiap perjalanan adalah waktu yang santai
Dengan tujuan yang sama untuk menemukan tempat yang damai, Pham Le Tuyet Suong (lahir tahun 2002, di Da Nang) tidak mempersiapkan terlalu banyak hal untuk perjalanan solo ini.
Tuyet Suong mengatakan bahwa terkadang ia membiarkan dirinya bepergian sendirian. Berbagi kenangan tersebut, Suong berkata: "Meskipun saya jarang pergi, setiap kali saya pergi adalah waktu untuk bersantai." Dengan perjalanan ke Hue, Tuyet Suong mengatakan bahwa ketika bepergian sendirian, ia akan merasakan Hue lebih dalam dan lebih tenang daripada ketika bepergian bersama orang lain. Orang-orang Hue lembut dan tidak terburu-buru. Mereka membuat Tuyet Suong merasa aman.
Mengenang kembali hari-hari menjelajahi Hue sendirian, Suong merasa momen duduk di tepi Sungai Perfume di pagi hari adalah momen paling "berharga" dalam perjalanan ini. "Saya tidak melakukan apa-apa, hanya duduk diam. Namun, saya merasa jauh lebih ringan," ujar Tuyet Suong.
Suong juga senang berkeliling Hue di sore hari tanpa rencana sebelumnya. Menurut Tuyet Suong, bepergian sendirian adalah pengalaman yang harus dialami sekali seumur hidup: "Bepergian sendirian tidak seseram yang kita bayangkan. Itu adalah cara untuk mengetahui seberapa baik diri kita."
Hingga kini, ketika mengenang kunjungannya ke Hue, Tuyet Suong masih mengingat dengan jelas pengalaman-pengalaman indah yang dibawa kota ini. "Jika kau butuh tempat untuk beristirahat, datanglah ke Hue. Dan jika memungkinkan, pergilah sendiri untuk merasakan apa yang kau rasakan," ujar Suong.
Pergi bukan karena kesepian
Bagi Nguyen Bao Huy (lahir tahun 2004, di Kota Ho Chi Minh), kunjungan ke Hue merupakan bagian dari perjalanan riset untuk mempelajari ibu kota kuno dalam program desain grafis di Universitas Van Lang. Setelah pergi bersama rombongan, Huy menyempatkan diri untuk mengagumi keindahan Hue yang tenang sendirian.
Bao Huy membandingkan Hue dengan aliran sungai: "Saat bepergian berkelompok, Hue bergerak cepat, bagaikan sahabat yang dinamis, ramah kepada semua orang, selalu ceria, ramai, dan terburu-buru karena takut ketinggalan sesuatu. Namun, saat bepergian sendiri, Hue dan saya seakan hanyut bersama di malam hari. Oleh karena itu, saya melihat Hue jauh lebih santai, setiap hari bagaikan dua sahabat karib yang berjalan-jalan di kota bersama. Saat-saat seperti itu, saya diam seperti tikus dan membiarkan semua perasaan saya yang sebenarnya dibangkitkan oleh Hue, layaknya penduduk asli di sini."
Di mata Bao Huy, masyarakat Hue muncul dengan tiga kata: Tulus - Manis - Antusias. "Tiga kata kunci inilah yang saya gunakan untuk menggambarkan perasaan yang berkecamuk dalam diri saya ketika berbicara tentang masyarakat Hue," tegas Bao Huy.
Dari respon antusias sang sopir terhadap pertanyaan-pertanyaannya, hingga kelucuan dua pria penjual minuman sambil mengobrol tentang makanan Hue, semua membantu Bao Huy merasakan ketulusan dan kehangatan dalam setiap gerak-gerik dan tutur kata warga di sini.
Bagi Huy, setiap momen dalam perjalanan ini sangat berharga. Bao Huy senang menyusuri jalanan dan gang-gang Hue dengan segala bentuknya, mengunjungi pagoda, dan menyaksikan arsitektur megah dengan banyak pola yang "menawan"... "Dan semua momen itu terpatri kuat di benak saya, sangat berharga dan bernilai," ujar Bao Huy.
Nguyen Bao Huy juga menegaskan bahwa bepergian sendirian adalah salah satu pengalaman terindah yang harus berani dilakukan setiap orang. Menurut Bao Huy, bepergian sendirian bukan berarti Anda kesepian atau terisolasi. Huy yakin bahwa keputusan untuk meluangkan waktu selama perjalanan penelitian untuk menjelajahi Hue sendirian adalah keputusan yang tepat.
Sumber: https://huengaynay.vn/du-lich/du-lich-mot-minh-gioi-tre-tim-ve-nhip-song-cham-157128.html
Komentar (0)