Pada 16 Juli, informasi dari Bursa Komoditas Vietnam (MXV) menyebutkan bahwa harga minyak dunia berfluktuasi pada sesi perdagangan pertama pekan ini setelah serangkaian data negatif dari Tiongkok. Di akhir sesi, harga minyak WTI turun 0,36% menjadi 81,91 dolar AS/barel, sementara minyak mentah Brent turun 0,21% menjadi 84,85 dolar AS/barel.
Pertumbuhan ekonomi Tiongkok melambat pada kuartal kedua, dengan PDB hanya tumbuh 4,7% year-on-year, meleset dari ekspektasi pasar sebesar 5,1%, menurut data Biro Statistik Nasional (NBS). Ini juga merupakan tingkat pertumbuhan terendah Tiongkok sejak kuartal pertama tahun 2023.
Sementara itu, output industri Tiongkok hanya naik 5,3% year-on-year pada bulan Juni, turun dari 5,6% pada bulan Mei. Perlambatan di negara pengimpor minyak mentah nomor 1 dunia ini telah menekan pasar.
Selain itu, produksi minyak mentah kilang Tiongkok juga turun bulan lalu menyusul penurunan impor yang tajam sebesar 11% pada bulan Juni. Produksi kilang nasional Tiongkok turun 3,7% pada bulan Juni dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 58,32 juta ton, atau sekitar 14,19 juta barel per hari.
Di sisi lain, pasar menaruh keyakinan tinggi pada pemangkasan suku bunga The Fed pada bulan September. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed telah membatasi penurunan harga.
[iklan_2]
Source: https://laodong.vn/kinh-doanh/fed-lieu-co-giam-lai-suat-de-chan-dung-da-giam-cua-gia-dau-1367145.ldo
Komentar (0)