
Khua luong dipentaskan di Festival Muong Xia, komune Son Thuy.
Menurut para tetua di Komune Son Thuy, suara suling bambu disebut "quanh long" dalam bahasa Thailand. Suara suling bambu memainkan peran penting dalam kehidupan spiritual masyarakat Thailand pada umumnya, dan khususnya masyarakat Komune Son Thuy. Suara suling bambu berasal dari kerja keras dan produksi masyarakat di sini. Sambil menumbuk padi, para perempuan sering menambahkan beberapa ketukan alu ke dinding untuk menciptakan suara yang merdu, menghilangkan tekanan hidup. Seiring waktu, suara suling bambu telah menjadi bentuk kesenian yang ditampilkan selama hari raya dan Tet. Untuk memainkan suara suling bambu, orang-orang akan memilih pohon kayu besar, melubanginya dengan lebar untuk menghasilkan suara, dan menggunakan tongkat kayu sepanjang sekitar 1,5 m untuk memukul batang pohon. Biasanya ada 6 hingga 8 perempuan yang berpartisipasi dalam memainkan suling bambu, salah satunya bertindak sebagai pemimpin, yang menabuh irama, dan pasangan lainnya menggunakan tongkat kayu untuk memukul dinding pohon secara berirama.
Seiring perkembangan zaman, masyarakat etnis Thailand di komune Son Thuy masih melestarikan dan mempromosikan pertunjukan suling bambu. Pada hari raya, Tahun Baru, dan acara politik lokal, suara suling bambu bergema bersama suara gong, menciptakan suasana yang ceria dan menyenangkan, mengajak semua orang untuk sejenak mengesampingkan pekerjaan keluarga dan pribadi demi ikut bergembira dan berpartisipasi dalam kerja kolektif.
Ibu Ngan Thi Thinh, yang sangat antusias dengan pertunjukan suling bambu di Desa Chung Son, berbagi: "Suling bambu telah mengalir dalam darah saya sejak kecil. Setiap kali mendengar suara suling bambu, saya meminta izin orang tua untuk datang dan menonton pertunjukan para nenek dan ibu. Melihat ritmik tangan para nenek dan ibu yang memainkan suling bambu, disertai alunan musik yang meriah, saya sangat bersemangat dan ingin belajar. Berkat bimbingan penuh dedikasi para pengrajin di desa, saya mampu memainkan suling bambu dengan terampil. Sejak saat itu, saya aktif berpartisipasi dalam kegiatan budaya dan seni di desa. Untuk melestarikan dan mempromosikan pertunjukan ini, saya memanfaatkan waktu luang saya untuk mengajak para perempuan di desa berpartisipasi dalam pembelajaran suling bambu. Ini adalah cara bagi masyarakat untuk melestarikan dan mempromosikan identitas budaya yang ditinggalkan oleh leluhur mereka."
Melalui penelitian praktis, diketahui bahwa meskipun kehidupan masyarakat di komune Son Thuy masih sulit, mereka selalu sadar untuk melestarikan dan mempromosikan bentuk pertunjukan Khua Luong. Saat ini, komune Son Thuy memiliki desa 9/11 dengan tim pertunjukan Khua Luong yang beroperasi secara rutin, menarik banyak orang untuk berpartisipasi, dan mendorong perkembangan gerakan budaya massa di komune tersebut. Hal ini tidak hanya menjadi "perekat" untuk melestarikan identitas budaya kelompok etnis Thailand, tetapi juga memupuk semangat solidaritas, cinta kasih, dan berkontribusi dalam membangun kehidupan budaya di lingkungan permukiman.
Bapak Pham Ngoc Thanh, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Son Thuy, mengatakan: Populasi Komune Son Thuy sebagian besar adalah etnis minoritas, yang mana kelompok etnis Thailand mencakup sekitar 70%. Kelompok etnis Thailand selalu sadar untuk melestarikan dan mempromosikan identitas budaya nasional secara umum dan pertunjukan Khua Luong secara khusus. Meskipun tidak memiliki naik turun dan vibrato seperti alat musik modern, suara pedesaan Khua Luong membuat hati orang berdebar dan bersemangat. Agar seni pertunjukan Khua Luong dari kelompok etnis Thailand memiliki pengaruh yang kuat dalam kehidupan masyarakat, Komune Son Thuy selalu memberikan perhatian untuk menyelenggarakan kegiatan pertukaran, kompetisi, dan pertunjukan seni massa, membawa seni pertunjukan Khua Luong ke dalam program seni untuk mempromosikan identitas budaya kelompok etnis Thailand. Mengarahkan sekolah-sekolah di daerah tersebut untuk melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler, mengundang pengrajin untuk mengajar siswa bagaimana melakukan Khua Luong. Menghimpun sumber daya sosial untuk mendukung pendanaan guna mendorong tim pertunjukan seruling bambu untuk berlatih dan mengajar masyarakat desa khususnya dan masyarakat Son Thuy pada umumnya.
Artikel dan foto: Xuan Hoa
Sumber: https://baothanhhoa.vn/giu-nhip-khua-luong-tren-dat-son-thuy-270246.htm






Komentar (0)