Pada tanggal 16 Juli, Ketua Komite Rakyat Hanoi Tran Sy Thanh menerima Presiden Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) Tn. Kim Lap Quan untuk membahas masalah kerja sama yang menjadi kepentingan bersama.
Mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan dari para pemimpin kota, Tn. Kim Lap Quan menyampaikan kehormatannya karena mendapat kesempatan berdiskusi dengan pemerintah ibu kota, dan menegaskan bahwa pembangunan Hanoi memainkan peran penting dalam kemajuan sosial-ekonomi Vietnam.
Menurut Presiden AIIB, Vietnam adalah salah satu mitra pertama yang bekerja sama dengan Tiongkok di awal berdirinya. Selama 20 tahun terakhir, Vietnam telah mencapai kemajuan luar biasa dalam pembangunan sosial-ekonomi, sekaligus masih memiliki potensi untuk pengembangan lebih lanjut di bidang energi dan transportasi dalam perjalanannya menjadi kota modern di kawasan ini.
Di antaranya, proyek kereta api dan jalan raya yang menghubungkan berbagai wilayah memainkan peran penting. AIIB siap berpartisipasi dalam menyediakan sumber daya bagi Hanoi untuk mempertahankan dan mengembangkan pencapaian ekonomi dan infrastruktur tersebut, ujar Bapak Kim Lap Quan.
Oleh karena itu, Presiden AIIB ingin mengadakan diskusi yang lebih spesifik tentang prioritas pembangunan Hanoi dan kebutuhan untuk bergerak menuju kegiatan kerja sama potensial.
Menyatakan dukungannya terhadap kebijakan kerja sama antara Hanoi dan AIIB, Ketua Komite Rakyat Hanoi juga menegaskan kegembiraannya dalam bekerja sama dengan para pemimpin bank, berdasarkan usulan Bank Negara Vietnam .
Ketua Komite Rakyat Kota juga menegaskan, kunjungan delegasi AIIB ini berlangsung di saat yang tepat, mengingat Majelis Nasional baru saja mengesahkan sejumlah dokumen penting, di antaranya Rencana Induk Hanoi hingga 2030, visi hingga 2045; Rencana Induk Penyesuaian Umum Ibu Kota hingga 2045, visi hingga 2065, yang diharapkan dapat menata kembali tata kota dan meningkatkan infrastruktur perkotaan.
Untuk mencapai tujuan-tujuan ini, Hanoi berfokus pada restrukturisasi transportasi, penyelesaian jalur kereta api perkotaan, dan konversi ke transportasi hijau dan otomatis. Menurut Ketua Komite Rakyat Kota, Hanoi menargetkan penambahan 10 jalur metro lagi, yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2035. Di sisi lain, Undang-Undang Ibu Kota yang baru saja diamandemen juga memungkinkan Hanoi memiliki mekanisme otonom dalam melaksanakan proyek, memobilisasi sumber daya domestik dan asing...
Dalam konteks tersebut, menurut pemimpin kota, Hanoi berharap dapat menerima saran dari investor dan pakar AIIB mengenai perencanaan, metode implementasi, dan metode mobilisasi modal agar proyek-proyek tersebut dapat dilaksanakan secara bersamaan dalam waktu singkat. Di sisi lain, perlu juga dipertimbangkan kemampuan teknologi, sinkronisasi, dan integrasi jalur kereta api perkotaan dalam jangka panjang.
Mengucapkan terima kasih atas informasi dari para pemimpin kota, Presiden AIIB menegaskan bahwa isu-isu yang dikemukakan oleh Ketua Komite Rakyat Kota juga merupakan bagian dari tren umum dalam pelaksanaan proyek transportasi perkotaan di dunia. Hanoi yang memiliki mekanisme sendiri untuk melaksanakan proyek merupakan pendekatan yang wajar dan terfokus untuk memenuhi kebutuhan pembangunan ibu kota, sekaligus meminimalkan prosedur administratif, ujar Bapak Kim Lap Quan.
Melalui berbagi, Presiden AIIB menegaskan bahwa prioritas dalam operasional bank adalah memaksimalkan efisiensi sumber daya keuangan dan produktivitas operasional, selain itu, desain yang efektif dan implementasi yang mendesak juga merupakan faktor penting dalam setiap proyek.
Pada kesempatan ini, Presiden AIIB juga menyampaikan beberapa pengalamannya dalam mengembangkan proyek transportasi kereta api perkotaan di negara-negara di seluruh dunia, di mana pemanfaatan dan mobilisasi modal investasi asing secara efektif sangatlah penting.
Para pemimpin AIIB juga berharap bahwa di waktu mendatang, akan ada peluang untuk bertukar lebih banyak secara aktif dengan pemerintah kota guna membuka peluang kerja sama yang spesifik.
“AIIB ingin menjadi mitra terpercaya Vietnam dan memberikan dampak positif bagi perkembangan ibu kota Hanoi,” ujar Bapak Kim Lap Quan.
[iklan_2]
Sumber: https://kinhtedothi.vn/ha-noi-hoan-nghenh-hop-tac-voi-aiib-ve-giao-thong-nang-luong.html
Komentar (0)