Koneksi internet internasional Vietnam ke Hong Kong dan Singapura telah dipulihkan; namun, dua kabel bawah laut, APG dan IA, masih mengalami masalah.
Sumber gambar: wired.com
Pada tanggal 3 Januari, perwakilan penyedia layanan internet (ISP) di Vietnam mengumumkan bahwa, setelah kabel bawah laut AAE-1 sepenuhnya memulihkan kapasitasnya, dua kabel bawah laut lainnya, APG dan IA, masih mengalami masalah.
Kabel bawah laut APG mengalami kerusakan pada dua cabang: cabang S1.9 yang menghubungkan internet Vietnam ke Malaysia, dan cabang S8 yang menghubungkan ke Thailand.
Bersamaan dengan itu, kabel bawah laut IA mengalami kerusakan pada tanggal 26 Desember 2024, di cabang S1 antara Vietnam dan Singapura, yang mengakibatkan hilangnya konektivitas internet sepenuhnya antara Vietnam dan Hong Kong (China) serta Singapura.
Mengenai jadwal perbaikan, mitra internasional belum mengumumkan jadwal perbaikan untuk jalur IA ke ISP di Vietnam. Untuk kerusakan pada kabel bawah laut APG, kerusakan pada cabang S8 diperkirakan akan diperbaiki antara tanggal 6 dan 10 Januari; waktu perbaikan untuk cabang S1.9 masih belum diketahui.
Setiap kali kabel serat optik mengalami masalah, koneksi internet Vietnam ke jaringan internasional mengalami penurunan kapasitas dan kecepatan transmisi, yang berdampak pada banyak aktivitas. Oleh karena itu, dalam Strategi Vietnam untuk Pengembangan Sistem Kabel Serat Optik Internasional, yang diterbitkan pada Juni 2024, Kementerian Informasi dan Komunikasi memprioritaskan penambahan jalur kabel serat optik baru.
Strategi ini menetapkan target untuk mengoperasikan setidaknya 10 kabel serat optik bawah laut baru pada tahun 2030, sehingga jumlah total kabel serat optik bawah laut di Vietnam menjadi setidaknya 15.
Selain itu, Strategi Infrastruktur Digital Vietnam, yang disetujui oleh Perdana Menteri pada Oktober 2024, menetapkan bahwa pada tahun 2025, Vietnam akan mengoperasikan setidaknya dua kabel serat optik bawah laut baru, dan berencana untuk menambah setidaknya delapan kabel lagi pada tahun 2030.
Tujuan-tujuan ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan dan keamanan infrastruktur telekomunikasi internasional, menjamin konektivitas tanpa gangguan, dan meningkatkan kapasitas bandwidth konektivitas internasional.
Sumber: https://tuoitre.vn/hai-tuyen-cap-bien-gap-su-co-internet-chap-chon-20250103165640061.htm






Komentar (0)