Pada tahun 2023, dengan valuasi sebesar 3 miliar dolar AS, Vinamilk menarik perhatian ketika masuk dalam 10 besar perusahaan susu global. Ini merupakan perjalanan yang "istimewa" dan "berbeda" bagi sebuah merek nasional, yang berkontribusi dalam mengangkat nama merek Vietnam di peta industri susu dunia.
Ibu Mai Kieu Lien, Direktur Jenderal Vinamilk.
“Saya ingin dunia mengenal industri susu Vietnam.” Pernyataan ambisius ini mencerminkan visi strategis Ibu Mai Kieu Lien, Direktur Utama Vinamilk.
Tak hanya sukses dengan produk tradisionalnya, susu kental manis Ông Thọ, Vinamilk kini telah mengekspor 387 SKU. Dengan 62 pasar yang telah ditaklukkan, mulai dari Asia hingga Eropa, dari Timur Tengah hingga Afrika, total omzet ekspor Vinamilk telah mencapai lebih dari 3,4 miliar dolar AS. Angka ini sulit dibandingkan dengan banyak industri ekspor yang kuat, seperti tekstil, alas kaki, dan makanan laut... Namun, jika dilihat dalam konteks negara yang dulunya tidak memiliki keunggulan dalam peternakan sapi perah, tidak memiliki industri pengolahan susu, dan produk-produk yang hampir seluruhnya bergantung pada impor... maka ini sungguh merupakan perjalanan yang membanggakan.
Hanya sedikit orang yang tahu bahwa susu merupakan salah satu produk ekspor Vietnam sejak awal, tepat ketika negara tersebut memasuki periode keterbukaan dan perkembangan ekonomi internasional. Pada tahun 1997, Vietnam berpartisipasi dalam program minyak untuk pangan bersama Irak.
Untuk mendukung program ini, Ibu Mai Kieu Lien—saat itu Direktur Jenderal Vinamilk—secara proaktif menawarkan untuk mensponsori 2 kontainer susu bubuk bagi anak-anak Irak. Ibu Lien menambahkan, selain memperkenalkan produk tersebut, hal ini juga merupakan dukungan praktis bagi negara tetangga—saat itu di masa pascaperang.
Tak lama kemudian, Pemerintah Irak mengirimkan delegasi untuk mengunjungi pabrik tersebut, mempelajari bisnisnya, dan meminta Vinamilk untuk memasok 300 ton susu dalam 3 bulan. Acara ini menandai titik balik penting bagi Vinamilk dan seluruh industri susu dalam negeri, membuka perjalanan yang kuat bagi merek ini untuk menjangkau dunia.
Di Afghanistan, negara yang masih menghadapi banyak kesulitan akibat perang, selama 10 tahun terakhir, Vinamilk senantiasa berupaya bersama para mitranya untuk memastikan pasokan susu bagi anak-anak. Melampaui tujuan bisnis, Vinamilk juga berkomitmen untuk menyediakan nutrisi bagi setiap anak, setiap orang, di mana pun di dunia.
Melihat kembali perjalanan hampir 30 tahun untuk menjangkau dunia, Ibu Mai Kieu Lien, Direktur Jenderal Vinamilk, menyimpulkan bahwa ada tiga faktor penting untuk menaklukkan pasar mana pun, baik domestik maupun ekspor: Kualitas, layanan, dan harga.
Kualitas dianggap oleh Vinamilk sebagai "kunci" terpenting. Pabrik dan pertanian menerapkan standar internasional tercanggih di dunia secara menyeluruh dalam proses produksi dan pemilihan bahan baku, seperti: GlobalG.AP, FDA (AS), HALAL, Organik Uni Eropa, dan GMP (Praktik Manufaktur yang Baik AS)...
Vinamilk juga merupakan perusahaan langka di dunia yang memiliki penghargaan dan sertifikat kualitas internasional, seperti: Susu segar pertama di dunia yang menerima sertifikasi Clean Label Project untuk kemurniannya; Purity Awards - untuk produk susu bubuk untuk anak-anak - untuk kualitas, keamanan, dan transparansi bahan baku setelah melewati proses pemeriksaan dengan lebih dari 400 kriteria...
Selain strategi ekspansi pasar yang sistematis, raksasa susu ini terus meningkatkan kapasitas pasokannya agar siap memenuhi pesanan besar yang membutuhkan kualitas tinggi. Saat ini, perusahaan memiliki sistem yang terdiri dari 15 peternakan dan 16 pabrik di dalam dan luar negeri. Khususnya, terdapat dua pabrik susu super pertama di Vietnam, dengan modal investasi hingga ratusan juta dolar AS.
Selain kualitas, kreativitas dan inovasi Vinamilk merupakan "kekuatan" yang tidak dimiliki semua merek. Di tahun 2023, setelah hampir 50 tahun berdiri, Vinamilk terus menarik perhatian besar masyarakat di dalam dan luar negeri dengan mengumumkan identitas merek barunya yang mengusung semangat "berani, teguh, dan selalu menjadi diri sendiri".
Upaya menuju konsumsi hijau dan pembangunan berkelanjutan sejak awal telah membantu merek Vinamilk dinilai sebagai salah satu dari 5 merek susu paling berkelanjutan secara global dan terdepan di Vietnam.
Berkontribusi positif terhadap nilai keseluruhan merek nasional Vietnam, Vinamilk saat ini berada di peringkat 10 besar merek susu paling berharga secara global (menurut Brand Finance 2023).
Sumber: https://hanoimoi.vn/hanh-trinh-dac-biet-va-khac-biet-cua-vinamilk-691768.html
Komentar (0)