" Ini hasil yang sangat luar biasa, tim Indonesia memang pantas mendapatkannya. Seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol. Setelah kalah dari Australia, saya mengerti banyak orang kecewa, jadi ini sesuatu yang istimewa ," ujar pelatih Patrick Kluivert usai pertandingan.
Di bawah tekanan berat setelah kekalahan telak 1-5 dari Australia, pelatih Patrick Kluivert tahu ia membutuhkan 3 poin melawan Bahrain. Ole Romeny mencetak gol pembuka bagi Indonesia pada menit ke-24. Sayangnya, mereka menyia-nyiakan banyak peluang dan tak mampu mencetak gol lagi. Namun, Indonesia tetap menang 1-0 setelah hampir 100 menit bermain.
Pelatih kepala tim Indonesia - Bapak Patrick Kluivert.
Pelatih Patrick Kluivert sangat gembira: " Saya juga sangat bangga dengan Ole Romeny, yang mencetak dua gol dalam dua pertandingan. Dia bersinar di Australia dan di kandang sendiri. Saya sangat bangga dengan penampilannya dan penampilan semua pemain Indonesia malam ini."
Joey Pelupessy fantastis, kemampuan adaptasinya sangat mengesankan, dan saya bangga Joey memilih Indonesia. Rizky Ridho juga fantastis. Seharusnya dia mendapat lebih banyak kesempatan. Masa depan Rizky Ridho sangat cerah, saya puas dengan apa yang dilakukan bek tengah hari ini .
Tim Indonesia berada di peringkat ke-4 dengan 9 poin. Mereka hanya terpaut 1 poin dari Arab Saudi (peringkat ke-3) tetapi 4 poin dari Australia (peringkat ke-2, posisi yang langsung lolos ke Piala Dunia). Untuk lolos lebih awal ke Piala Dunia, tim dari negara kepulauan ini perlu menang atas Jepang dan Tiongkok di dua pertandingan terakhir dan menunggu Australia kalah dari Arab Saudi.
"Australia saat ini memiliki 13 poin. Indonesia masih memiliki peluang untuk lolos langsung, tetapi sangat sulit, tergantung pada hasil Australia. Ini masa yang menantang, tetapi tujuan kami tetap lolos ke Piala Dunia," ujar pelatih Kluivert.
Tim Indonesia akan berkumpul kembali pada bulan Juni 2025 dan mereka bertekad untuk mengukir sejarah dengan ambisi berpartisipasi di Piala Dunia 2026.
[iklan_2]
Sumber: https://vtcnews.vn/hlv-indoneisa-goi-tran-thang-bahrain-la-phi-thuong-ar933809.html
Komentar (0)