.jpg)
Kelurahan Hoi An terletak di area inti Kota Tua Hoi An, tempat berlangsungnya banyak kegiatan pariwisata dan komersial yang ramai.
Dalam beberapa waktu terakhir, pengelolaan ketertiban perkotaan dan pembangunan gaya hidup beradab di lingkungan kelurahan telah mencapai banyak hasil positif; namun, pada kenyataannya, masih terdapat cukup banyak kekurangan dan keterbatasan, terutama di jalan-jalan kota tua, area pasar, dan jalur-jalur utama…
Penggunaan trotoar dan jalan untuk bisnis, perdagangan, dan periklanan terus berlanjut; parkir dan pemberhentian kendaraan terkadang tidak sesuai dengan peraturan; dan kebersihan lingkungan di beberapa jalan, area publik, dan tempat pengumpulan sampah tidak memenuhi standar. Selain itu, masalah penjajakan, pelecehan, dan persaingan memperebutkan pelanggan berdampak negatif pada citra destinasi dan lingkungan pariwisata.
Pengorganisasian ruang bisnis, aktivitas pasar malam, pedagang kaki lima, polusi suara, estetika perkotaan, dan penggunaan ruang publik semuanya membutuhkan pendekatan yang terfokus, mendasar, dan tegas.

Menurut Bapak Tong Quoc Hung, Wakil Ketua Komite Rakyat distrik Hoi An, menjaga ketertiban trotoar dan tata krama perkotaan telah menjadi prioritas di Hoi An selama beberapa dekade, tetapi masalah ini belum sepenuhnya terselesaikan.
Ada banyak alasan untuk situasi ini, termasuk: pengelolaan, inspeksi, dan penanganan pelanggaran terkadang tidak teratur atau cukup tegas; perencanaan ruang bisnis untuk tempat parkir dan titik penjemputan penumpang tidak sinkron dan tidak memenuhi kebutuhan aktual; dan kampanye kesadaran publik belum cukup luas untuk menciptakan perubahan yang signifikan dalam kesadaran masyarakat…
Sebagian warga dan pelaku usaha masih kurang menyadari dan mematuhi peraturan tentang ketertiban perkotaan dan kebersihan lingkungan. Bahkan sebagian wisatawan pun tidak mematuhi peraturan terkait menjaga kebersihan dan ketertiban di tempat umum. Tingginya permintaan konsumen dan penggunaan jasa meningkatkan tekanan pada infrastruktur dan pengelolaan perkotaan.
Pada konferensi tersebut, sebagian besar pendapat menyatakan persetujuan dengan upaya memulihkan ketertiban perkotaan; pada saat yang sama, mereka menyarankan untuk memperhatikan gaya hidup budaya yang telah terkait dengan kota tua selama ratusan tahun, seperti pedagang kaki lima tradisional...
Menurut perwakilan cabang Partai lingkungan An Dinh, untuk melaksanakan kampanye secara efektif, pertama-tama diperlukan keterlibatan seluruh sistem politik dan konsensus masyarakat untuk membangun kesadaran diri dan semangat kebersamaan di wilayah permukiman.
Oleh karena itu, tujuannya adalah untuk mengubah persepsi dan kebiasaan masyarakat, serta adat istiadat dan gaya hidup mereka dalam komunitas dan masyarakat. Secara khusus, kombinasi harmonis antara advokasi dan penegakan hukum sangat diperlukan.

Bapak Nguyen Duc Binh, Sekretaris Komite Partai Kelurahan Hoi An, menegaskan bahwa menjaga ketertiban kota, kebersihan lingkungan, gaya hidup beradab, dan perilaku budaya di tempat umum bukan hanya persyaratan manajemen negara yang normal, tetapi juga persyaratan dengan makna politik, budaya, dan sosial yang mendalam; terkait langsung dengan citra, reputasi, dan merek Hoi An di hati masyarakat dan wisatawan.
"Bagi Hoi An, menjaga ketertiban perkotaan dan membangun cara hidup yang beradab bukan hanya tentang memulihkan disiplin dalam pengelolaan perkotaan, tetapi juga tentang melestarikan kehormatan, citra, dan merek kota warisan budaya."
"Setiap jalan lebih luas, setiap trotoar lebih rapi, setiap ruang publik lebih bersih, dan setiap tindakan kesopanan secara langsung berkontribusi untuk menjadikan Hoi An lebih indah, lebih layak huni, dan lebih berkesan," tegas Bapak Binh.
Menurut Bapak Binh, semangatnya adalah untuk benar-benar serius dan substantif, bukan sekadar pamer, bukan mengikuti tren, bukan menghindari masalah, dan bukan menunjukkan favoritisme; harus ada perubahan yang jelas dan konkret yang terlihat dan nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat dan lanskap perkotaan di kelurahan tersebut.
Kerja propaganda harus selangkah lebih maju; mobilisasi dan pengingat harus sering dilakukan; inspeksi dan penanganan harus ketat; dan semangat kesadaran diri, manajemen diri, dan pelestarian citra Hoi An harus dibangkitkan dalam diri setiap pejabat, anggota Partai, dan warga negara.
"Fase awal propaganda dan mobilisasi akan berlangsung hingga 30 April. Setelah itu, kami akan melanjutkan penanganan pelanggaran bersamaan dengan pemantauan dan pengawasan ketertiban perkotaan melalui sistem kamera," kata Bapak Binh.
Sumber: https://baodanang.vn/hoi-an-kien-quyet-lap-lai-trat-tu-do-thi-3330826.html






Komentar (0)