Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Israel mengklaim pemimpin Hamas mendalangi pembantaian 7/10, apa kata AS?

Báo Quốc TếBáo Quốc Tế18/10/2024


Israel telah mengonfirmasi bahwa mereka telah membunuh pemimpin Hamas Yahya Sinwar, yang dituduh mendalangi serangan di negara Timur Tengah itu pada 7 Oktober tahun lalu, dalam sebuah operasi di Gaza.
Xung đột ở Gaza: Israel đánh bom vào trường học khiến gần 200 người thương vong, tuyên bố thủ lĩnh Hamas chủ mưu vụ 7/10 tử vong, Mỹ nói gì?
Israel mengumumkan kematian pemimpin Hamas Yahya Sinwar. (Sumber: EP)

Pada tanggal 17 Oktober, kantor berita AFP mengutip Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke media yang menyatakan informasi di atas, sementara Menteri Pertahanan negara itu Yoav Gallant meminta militan Hamas untuk membebaskan sandera dan menyerah.

Militer Israel juga mengumumkan bahwa jasad Sinwar telah dikembalikan ke Israel dan diidentifikasi melalui pengujian DNA dan perbandingan catatan gigi.

Dalam pidatonya kemudian, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan: "Hamas tidak akan lagi memerintah Gaza. Ini adalah awal era pasca-Hamas."

Tn. Sinwar baru-baru ini diangkat menjadi kepala Hamas setelah pemimpin kelompok tersebut Ismail Haniyeh dibunuh Juli lalu.

Setelah menerima informasi di atas, pada hari yang sama, Presiden AS Joe Biden menyatakan bahwa pembunuhan Yahya Sinwar adalah “hari yang baik bagi Israel, Amerika, dan dunia ”, mengingat bahwa puluhan warga Amerika terbunuh atau disandera dalam serangan yang direncanakan oleh Sinwar.

Tn. Biden membandingkan hari ini dengan hari terbunuhnya pemimpin jaringan teroris Al-Qaeda Osama bin Laden pada tahun 2011, dan menekankan bahwa kematian Sinwar adalah kesempatan untuk mengakhiri perang di Gaza, membawa masa depan yang lebih baik bagi warga Israel dan Palestina.

Dalam perkembangan lain, juga pada tanggal 17 Oktober, kantor berita Gaza yang dikelola Hamas mengatakan bahwa sedikitnya 28 warga Palestina tewas dan 160 lainnya terluka dalam serangan udara Israel terhadap sebuah sekolah yang diubah menjadi tempat perlindungan di kota Jabalia di Jalur Gaza utara pada hari yang sama.

Kebakaran terjadi di tenda-tenda yang didirikan oleh para pengungsi di halaman sekolah setelah pengeboman, lapor kantor berita Palestina WAFA . Beberapa orang yang terluka dibawa ke rumah sakit di Gaza utara karena kru ambulans tidak dapat mencapai lokasi kejadian.

Menurut militer Israel, angkatan udaranya melancarkan "serangan presisi" terhadap perkumpulan militan Hamas dan Jihad Islam Palestina (PIJ) di Gaza utara. Lokasi tersebut dulunya adalah sekolah Abu Hassan.

Pada saat yang sama, tentara Israel juga merilis daftar 12 militan Palestina yang berada di lokasi serangan udara. Menurut statistik Palestina, serangan Israel sejak Oktober tahun lalu telah menewaskan 42.438 orang di Gaza.


[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/xung-dot-o-gaza-israel-tuyen-bo-thu-linh-hamas-chu-muu-vu-tham-sat-710-tu-vong-my-noi-gi-290477.html

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk