1. Desa Kucing Kucing
Desa Cat Cat: Desa dongeng terkenal di Sapa (Sumber foto: Dikumpulkan)
Desa Cat Cat adalah salah satu desa di Sa Pa yang menarik banyak wisatawan karena keindahannya yang sederhana dan asri. Terletak tak jauh dari pusat kota, desa kecil ini memiliki rumah panggung tradisional yang terletak di lereng gunung, jalan berbatu yang berkelok-kelok, dan sawah terasering hijau yang membentang di sepanjang lereng bukit.
Datang ke sini, pengunjung tidak hanya berkesempatan menjelajahi budaya unik masyarakat H'Mong, tetapi juga menyaksikan kerajinan tradisional seperti tenun linen, ukiran perak, atau pembuatan brokat. Khususnya, jangan lupa untuk menikmati hidangan khas dataran tinggi seperti thang co, cap nach pig, atau ketan lima warna—cita rasa pegunungan dan hutan Barat Laut.
Tak hanya itu, Desa Cat Cat juga menjadi rumah bagi banyak titik check-in "kehidupan virtual" yang indah, seperti jembatan gantung, air terjun, kincir angin, dan jalan bunga berwarna-warni. Pengunjung dapat bebas berfoto dan mengabadikan momen-momen tak terlupakan selama perjalanan menjelajahi Sapa.
2. Desa Ta Van
Temukan Sa Pa asli di Ta Van (Sumber foto: Dikumpulkan)
Terletak sekitar 8 km dari pusat kota Sa Pa, Desa Ta Van merupakan salah satu desa di Sa Pa yang kental akan budaya tradisionalnya. Pemandangan di sini bagaikan lukisan alam yang puitis dengan hamparan sawah terasering hijau, sungai-sungai kecil yang mengalir di setiap rumah, dan pegunungan di sekitarnya. Udara segar dan kehidupan sederhana penduduk setempat menjadikan Ta Van destinasi ideal bagi mereka yang ingin sejenak meninggalkan hiruk pikuk kota untuk membenamkan diri di alam.
Di Desa Ta Van, pengunjung berkesempatan untuk menjelajahi budaya unik masyarakat Dao Merah, mengagumi kostum brokat warna-warni, dan berpartisipasi dalam pengalaman tradisional seperti mandi herbal, mandi uap herbal, atau menikmati hidangan khas setempat. Khususnya, tempat ini juga terkenal dengan homestay-nya yang sederhana namun lengkap, memberikan kesempatan untuk tinggal bersama penduduk setempat, memasak, mengobrol, dan mempelajari adat istiadat mereka yang telah lama ada. Jika Anda mencari perjalanan yang santai dan kaya akan budaya, Desa Ta Van adalah tempat yang wajib dikunjungi.
3. Desa Lao Chai
"Tersesat" di alam indah Ban Lao Chai (Sumber foto: Dikumpulkan)
Terletak sekitar 7 km dari pusat kota Sa Pa, Desa Lao Chai adalah salah satu desa di Sa Pa yang memiliki jejak budaya masyarakat H'Mong Hitam. Tempat ini memukau pengunjung dengan pemandangannya yang damai, rumah-rumah sederhana dari tanah liat yang dipadatkan di antara pegunungan dan hutan, serta sawah terasering yang berkelok-kelok di sepanjang lereng bukit, menciptakan pemandangan alam yang indah.
Pengunjung yang datang ke sini tidak hanya berkesempatan untuk mempelajari kehidupan sehari-hari penduduk setempat dengan bercocok tanam dan bertani padi, tetapi juga dapat menjelajahi gua-gua alam yang misterius atau mengagumi keindahan alam pegunungan dan hutan Barat Laut. Khususnya, Desa Lao Chai merupakan destinasi ideal bagi mereka yang gemar trekking, suka menantang diri di jalur setapak yang melintasi sawah terasering, hutan purba, dan air terjun yang megah.
Jika Anda mencari perjalanan untuk menjelajahi budaya asli yang dipadukan dengan pengalaman alam, desa Lao Chai jelas merupakan tempat yang tidak boleh dilewatkan saat datang ke Sa Pa.
4. Desa Sin Chai
Sin Chai - Sebuah desa yang indah di tengah kota Sapa (Sumber foto: Dikumpulkan)
Terletak tak jauh dari Desa Cat Cat, Desa Sin Chai adalah salah satu desa di Sa Pa yang masih mempertahankan keindahan alam liar dan pedesaan masyarakat H'Mong Hitam. Tidak seramai destinasi wisata terkenal lainnya, desa ini menghadirkan kedamaian bagi pengunjung dengan rumah-rumah kayu sederhana, jalan tanah berkelok di antara pegunungan dan perbukitan, serta hamparan sawah terasering yang membentang luas.
Dengan datang ke Desa Sin Chai, pengunjung berkesempatan untuk mempelajari kehidupan sehari-hari masyarakat H'Mong Hitam, mulai dari cara mereka menenun kain, membuat kue tradisional, hingga menyiapkan hidangan dengan cita rasa dataran tinggi yang kaya. Selain itu, tempat ini juga ideal untuk menjelajahi keunikan budaya, menyaksikan adat dan festival tradisional, serta mendengarkan kisah-kisah tentang kehidupan masyarakat adat.
Jika Anda mencari destinasi damai di mana Anda dapat menyatu dengan alam dan merasakan kehidupan suku minoritas, Desa Sin Chai jelas merupakan pilihan yang tidak boleh dilewatkan saat mengunjungi Sa Pa.
5. Ta Phin
Desa Ta Phin - destinasi menarik di peta wisata Barat Laut (Sumber foto: Dikumpulkan)
Terletak sekitar 12 km dari pusat kota Sa Pa, Desa Ta Phin adalah salah satu desa di Sa Pa yang masih mempertahankan keindahan aslinya, khas wilayah Barat Laut. Desa ini merupakan tempat tinggal utama masyarakat Dao Merah, dengan rumah-rumah tanah sederhana, jalan-jalan kecil yang berkelok-kelok di lereng gunung, dan sawah terasering hijau, menciptakan suasana damai dan puitis.
Berkunjung ke Desa Ta Phin, pengunjung tidak hanya menikmati kesegaran alamnya, tetapi juga berkesempatan untuk mempelajari budaya dan adat istiadat masyarakat Dao Merah. Salah satu pengalaman yang tak boleh dilewatkan adalah berendam dalam daun obat Dao Merah – obat tradisional yang memiliki efek relaksasi, melancarkan peredaran darah, dan memulihkan kesehatan. Selain itu, Anda dapat mengunjungi rumah-rumah tradisional, menjelajahi proses pembuatan brokat, atau menikmati hidangan khas daerah dengan cita rasa khas dataran tinggi.
Perjalanan menjelajahi desa-desa di Sa Pa seperti Ta Phin tidak hanya menghadirkan pengalaman unik, tetapi juga membantu pengunjung memahami lebih dalam kehidupan dan budaya masyarakat etnis di sini. Jika Anda mencintai kedamaian dan ingin membenamkan diri dalam keindahan pegunungan dan hutan yang masih asli, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi desa Ta Phin selama perjalanan Anda ke Sa Pa!
Sumber : https://www.vietravel.com/vn/am-thuc-kham-pha/ban-lang-o-sapa-v16837.aspx
Komentar (0)