Nguyen Bao Ngan (22 tahun, dari provinsi Vinh Long ) lulus dari universitas hampir sebulan yang lalu tetapi sudah memiliki pengalaman bisnis selama 3 tahun.
Cobalah dengan percaya diri.
Ketika Bảo Ngân pertama kali pindah ke Kota Ho Chi Minh untuk belajar, ia memiliki ambisi untuk menjadi mandiri dan mendapatkan penghasilan tambahan untuk menutupi biaya hidupnya. Mahasiswi jurusan hubungan masyarakat ini memutuskan untuk membuka toko penyewaan pakaian, dan kakeknya dengan antusias mendukungnya. Kakeknya bahkan pernah meminjamkan modal kepadanya untuk membuka toko bunga ketika ia masih duduk di bangku SMA. Sebelumnya, selama musim panas, Ngân membantu pamannya dalam fotografi pernikahan dan menyadari potensi layanan penyewaan pakaian. Namun, baru setelah memulai bisnisnya, ia benar-benar memahami kesulitan yang terlibat. Awalnya, toko tersebut menyewakan semua jenis pakaian, termasuk ao dai tradisional Vietnam. Selama Tet (Tahun Baru Imlek), ketika permintaan penyewaan ao dai meningkat, Ngân fokus pada segmen ini dan secara bertahap beralih hanya menyewakan ao dai. Lebih dari 40% pelanggannya adalah warga asing. Di luar kelas, waktu Ngân sebagian besar didedikasikan untuk pekerjaannya. Meskipun ia memiliki staf untuk membantunya, ia tetap secara langsung mengelola inventaris dan keuangan.
Kieu Quoc An secara pribadi menangani banyak tahapan produksi untuk menghemat biaya, sehingga menghasilkan produk dengan harga dan kualitas yang wajar.
Le Khanh Ha (berdomisili di Kota Ho Chi Minh) selalu menyukai kualitas indah dan unik dari barang-barang kerajinan tangan. Didorong oleh hasrat ini, Ha meluncurkan merek perhiasan buatan tangannya sendiri. Ia terutama memasarkan produknya melalui media sosial dengan dukungan profesional dari teman-temannya. Kalung, gelang, dan gelang kaki buatannya, yang terbuat dari batu-batu berwarna-warni, semakin banyak diminati pelanggan. Barang-barang buatan tangan membutuhkan perhatian yang cermat terhadap detail, dan Khanh Ha bekerja dengan tekun, mendengarkan umpan balik pelanggan untuk meningkatkan kualitas produk. Menggabungkan berbagai batu membutuhkan jaminan daya tarik estetika dan makna simbolis. Oleh karena itu, ia dengan cermat meneliti sifat-sifat setiap batu, bahan manik-manik yang menyertainya, dan terutama metode pengawetan untuk memastikan umur panjang produknya. Keunggulan kompetitif Khanh Ha terletak pada produk-produk pesanan khusus yang disesuaikan dengan keinginan individu setiap pelanggan.
Khanh Ha mencurahkan banyak hati dan jiwa ke dalam setiap produknya.
Manfaatkan kesempatan ini.
Kieu Quoc An (mahasiswa pemasaran tahun keempat) mulai menekuni kewirausahaan dua tahun lalu. An dan teman dekatnya membangun merek fesyen siap pakai yang menargetkan mahasiswa dan lulusan baru. Dengan menggunakan pengetahuan akademisnya, An dan timnya mengembangkan strategi yang tepat untuk menyampaikan pesan yang mendorong kaum muda untuk dengan percaya diri mengekspresikan individualitas mereka melalui pakaian. Tim tersebut melakukan riset pasar secara menyeluruh dan dengan cermat merancang setiap ide desain. An menyatakan: "Kami tidak hanya menjual produk; kami ingin berbagi nilai. Produk kami merayakan keindahan yang lembut dan sederhana serta mendorong kaum muda untuk selalu mencintai diri mereka sendiri." Meskipun memahami tren pelanggan, An mengakui bahwa tim Gen Z-nya masih memiliki keterbatasan dalam pengetahuan dan pengalaman hidup. Ia memanfaatkan keunggulan platform e-commerce dan secara rutin menghadiri acara dan festival universitas, yang secara signifikan meningkatkan pendapatan.
Seperti kebanyakan pengusaha, TikTok adalah saluran penjualan utama An. Selain siaran langsung untuk berinteraksi langsung dengan pelanggan, ia juga berkolaborasi dengan KOL dan KOC – tokoh berpengaruh di komunitas tersebut. Hal ini juga berarti mengeluarkan biaya, sehingga menjaga fondasi keuangan yang stabil selalu menjadi tantangan. Rahasia kesuksesan An dan banyak pengusaha muda lainnya tanpa mengganggu studi mereka terletak pada kemampuan manajemen waktu yang kuat.
Bagi Bao Ngan, setelah layanan penyewaan hewan peliharaannya stabil, ia memupuk ide untuk mencoba peruntungan di bidang penjualan perlengkapan hewan peliharaan dan mendaftar kursus untuk mendapatkan sertifikasi yang diperlukan. Sementara itu, Khanh Ha berencana menyelenggarakan lokakarya pembuatan perhiasan untuk menciptakan ruang relaksasi dan penemuan diri bagi kaum muda dengan minat yang sama.
Generasi Z adalah generasi yang penuh ambisi, berani berpikir dan bertindak, serta memiliki kepercayaan diri. Memulai bisnis di usia muda sangat menarik sekaligus menantang. Pengusaha muda perlu menyeimbangkan gairah dengan tuntutan pasar. Anda harus meneliti tren, tetapi jangan mengejar tren sesaat. Di sisi lain, jangan lupa untuk fokus pada keterampilan dan pengetahuan. Teruslah belajar, pahami hal-hal penting dalam bisnis – keuangan, pemasaran, penjualan, dan operasional. Jaringan kolega, mentor, dan pakar industri yang kuat akan sangat membantu para pengusaha muda.
Mengadopsi model organisasi yang ramping meminimalkan risiko, dan begitu anak muda memutuskan untuk memulai bisnis, mereka perlu menabung untuk modal awal. Opsi pendanaan seperti crowdfunding, investor malaikat, atau bahkan pinjaman kecil akan praktis untuk tahap awal kewirausahaan. Keterampilan kepemimpinan, manajemen tim, dan keseimbangan emosional juga merupakan alat penting bagi anak muda saat memulai bisnis.
MSc Nguyen Viet Anh (penulis buku "Usaha Hari Ini, Kebebasan Besok" dan "Memilih Karier Tidak Sulit, Jangan Cemberut")
Sumber: https://nld.com.vn/khi-gen-z-khoi-nghiep-196240921195441497.htm










