Pada pertengahan Agustus 2025, ketika seluruh negeri sibuk mempersiapkan peringatan 80 tahun Revolusi Agustus dan Hari Nasional, 2 September, semangat patriotisme menyebar kuat di masyarakat. Warna merah bendera dan simbol-simbol tradisional diekspresikan secara beragam dalam busana anak muda, menghadirkan kepribadian dan kebanggaan. Mari kita telusuri bagaimana generasi muda mengekspresikan kecintaan mereka kepada negara melalui gaya-gaya unik ini. Perpaduan tradisi dan modernitas tidak hanya menonjolkan gaya pribadi tetapi juga meneguhkan patriotisme yang kuat.
Stiker motif budaya Vietnam pada peralatan olahraga
FOTO: CONG KHO
Jika dulu orang-orang hanya mengenal bendera merah dengan kaus bintang kuning yang mencolok dalam berbagai acara, kini anak muda menjadi jauh lebih kreatif. Mereka menyulap aksesori kecil seperti syal, tas, topi, bahkan sepatu dan raket olahraga menjadi "pendongeng" tentang patriotisme. Setiap langkah, setiap putaran, setiap tawa di atas secangkir kopi, atau momen gemilang di lantai dansa, semuanya membawa citra Vietnam secara alami dan akrab.
Tak hanya terbatas pada individu, dengan mengenakan kostum bercorak Vietnam bersama-sama, sekelompok anak muda ini menciptakan harmoni dan koneksi. Di mata wisatawan mancanegara, ini adalah "jembatan budaya", tempat kisah Vietnam diceritakan dengan ritme kehidupan yang dinamis, muda, dan penuh semangat.
Bagi generasi muda masa kini, fesyen bukan sekadar berpakaian rapi, melainkan sebuah deklarasi: "Siapakah aku, dari mana asalku?" Sekadar bintang kuning, dengan warna merah menyala, sudah cukup untuk mengubah momen sehari-hari menjadi sebuah penegasan: Vietnam – muda, percaya diri, dan terus berjuang.
Thanhnien.vn
Sumber: https://thanhnien.vn/khi-nguoi-tre-ke-chuyen-yeu-nuoc-bang-thoi-trang-185250816235601869.htm
Komentar (0)