Wanita yang percaya diri akan memutuskan sendiri apa yang mereka inginkan dan mencoba mencapai tujuan yang diinginkan - Ilustrasi: QUANG DINH
"Banyak tempat yang merayakan 8 Maret hanya untuk pertunjukan"
* Apa pentingnya hari yang didedikasikan untuk menghormati wanita seperti 8 Maret (Hari Perempuan Internasional) atau 20 Oktober (Hari Perempuan Vietnam), Bu?
Hari-hari yang didedikasikan untuk perempuan bermakna bagi perempuan dan mereka yang mencintai perempuan. Semua orang ingin diperhatikan dan dicintai, jadi memiliki hari untuk peduli dan mencintai akan berharga bagi keduanya.
Menghormati seseorang pada suatu kesempatan memang baik. Namun, menghormati hanya bermakna ketika hari itu menjadi kesempatan bagi mereka untuk lebih menghargai satu sama lain, tidak hanya pada hari itu tetapi juga di hari-hari lainnya. Menghormati akan menjadi formalitas jika hanya dilakukan pada 8 Maret atau 20 Oktober, karena hari-hari lainnya akan merendahkan dan merendahkan perempuan.
Pham Thi Thuy - Foto: NVCC
Menurutku, apa pun yang kamu lakukan di Hari Perempuan, tak masalah. Ada yang memberi bunga, ada yang memberi hadiah, ada yang tidak melakukan apa-apa—kebersamaan saja sudah cukup.
Atau dalam keluarga, si suami masuk ke dapur untuk memasak makanan bagi istrinya, tak perlu cerewet, tak perlu meniru-niru orang lain.
Bentuk kehormatan tidaklah penting, yang penting sikap pada hari itu dan sikap pada hari lainnya, itulah yang dituju manusia.
Menghormati wanita pada tanggal 8 Maret adalah untuk mengingatkan semua orang untuk menghargai nilai mereka dalam keluarga dan masyarakat.
Nilai hadiah pada hari itu tidak berarti banyak, itu hanya cara kepedulian, cara mencintai yang setiap keluarga, setiap organisasi punya cara berbeda untuk mengekspresikannya, tidak ada ukuran umum.
* Bagaimana konsep kehormatan dipahami ketika tanggal 8 Maret diperingati sebagai hari kesetaraan gender dalam ketenagakerjaan?
Menghormati berarti meninggikan seseorang atau sesuatu. Bukan hanya perempuan yang perlu dihormati, tetapi semua gender, semua industri, dan profesi harus dihormati—nilai mereka diakui.
Sebenarnya, penghormatan terhadap tradisi tersebut merupakan nilai budaya yang baik. Namun, perlu diingat bahwa pada kenyataannya, 8 Maret di banyak tempat dirayakan hanya sebagai formalitas.
Saya merasa bahwa tanggal 8 Maret sekarang adalah kesempatan untuk merangsang belanja dan konsumsi melalui bentuk pemberian hadiah kepada wanita.
Wanita modern semakin mandiri, mereka tidak terlalu mementingkan menerima hadiah pada kesempatan ini, bahkan jika perlu mereka membeli hadiah untuk diri mereka sendiri.
Mereka tidak bersedih saat tidak diberi hadiah, dan juga tidak memintanya, karena mereka memahami bahwa nilai mereka terletak pada kesetaraan batin mereka dengan orang lain, sikap hormat mereka terhadap diri mereka sendiri, dan sikap orang lain terhadap mereka.
Wanita modern, wanita percaya diri yang tahu bagaimana menghargai diri sendiri tidak akan mengharapkan hadiah yang hanya bersifat dangkal dan material.
Cara sejati untuk menghormati adalah dengan memperlakukan satu sama lain dengan hormat selama proses hidup dan bekerja bersama, bukan hanya dalam satu hari. Kita tidak boleh mengikuti tren, ketika keluarga lain memberi hadiah, kita juga memberi hadiah, ketika lembaga ini memberi hadiah, kita juga mengikutinya.
Wanita perlu menghargai diri mereka sendiri
* Peran perempuan saat ini telah meningkat pesat. Menurut Anda, apa yang perlu dilakukan agar kesetaraan gender bukan sekadar formalitas sehari atau dua hari?
Kesetaraan adalah kesetaraan kesempatan dan manfaat. Kesetaraan gender adalah kesetaraan kesempatan dan manfaat antara laki-laki dan perempuan, serta gender lainnya. Perlakuan yang setara berarti bahwa semua gender memiliki kesempatan yang sama, mulai dari kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial, kesempatan belajar, kesempatan berkarir... Kemudian, tergantung pada kemampuan dan kebutuhan mereka, mereka memiliki kesempatan untuk memperjuangkannya.
Kini perempuan telah lebih banyak terjun ke masyarakat, peran mereka tidak hanya terbatas di keluarga, tetapi juga di tingkat nasional dan dunia . Namun, dalam hal perilaku, di suatu tempat masih terdapat fenomena pengabaian kapasitas perempuan, terutama di suatu tempat terdapat pula fenomena kekerasan terhadap perempuan. Kita perlu bersuara agar masyarakat benar-benar menghormati dan melindungi perempuan.
Perempuan yang memiliki rasa percaya diri yang baik tidak akan mengharapkan hadiah dari orang lain. Jika mereka mau, mereka akan memberikan hadiah kepada diri mereka sendiri, berinvestasi pada diri mereka sendiri, dan tidak menganggap serius 8 Maret. Mereka adalah perempuan yang tahu bagaimana menghargai diri sendiri, mengetahui nilai mereka, menghargai diri sendiri kapan pun, di mana pun, dan menunjukkan nilai mereka dalam tindakan.
Dr. Pham Thi Thuy
Saya percaya bahwa perempuan perlu menghargai diri mereka sendiri. Saya sedang membaca buku "Women's Dignity", yang telah terjual 3 juta eksemplar di Jepang, yang membahas tentang menghormati dan menumbuhkan kualitas-kualitas baik pada perempuan khususnya dan manusia pada umumnya.
Kualitas wanita adalah kebajikan batin seperti tanggung jawab, kejujuran, keberanian, kebaikan, cinta, dan kepedulian terhadap orang lain...
Perempuan yang tahu cara menghargai diri sendiri akan selalu tahu cara memupuk dan meningkatkan martabatnya. Dengan begitu, perempuan akan meneguhkan nilai dirinya tanpa perlu pengakuan dari siapa pun. Nilai mereka ditunjukkan melalui kontribusinya bagi keluarga dan masyarakat.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)