
Pedagang kaki lima melakukan reka ulang dan menjamu pelanggan
Menurut catatan, di area jalan sekitar pasar Han, gereja Con Ga (Tran Phu, Bach Dang...), area jembatan Cinta (Tran Hung Dao), area sepanjang jalur pantai Hoang Sa - Vo Nguyen Giap, Ha Bong, Ho Nghinh, Duong Dinh Nghe..., situasi pedagang kaki lima (sepeda motor, truk kecil) muncul padat dengan berbagai bentuk perdagangan dari buah-buahan (durian), siomay, bola ikan goreng... hingga kerajinan tangan dan perkakas.
Di semenanjung Son Tra (jalan Hoang Sa dari Ho Xanh - hotel Intercontinental) terdapat banyak pedagang kaki lima (gantungan kunci, gerobak buah, gerobak minuman, gerobak makanan, gerobak pangsit...) yang terkonsentrasi di 3 lokasi: area parkir di jalan Hoang Sa sebelah selatan pagoda Linh Ung, area parkir dekat pos penjaga hutan dan area deretan kelapa dekat hotel Intercontinental.
Situasi serupa terjadi di jalan wisata An Thuong, beberapa orang bahkan membawa menu ke dalam toko, mengajak orang dan wisatawan untuk menggunakan jasa mereka. Sementara itu, di taman APEC, situasi mengikuti dan mengajak pelanggan terjadi setiap kali wisatawan pesiar datang ke Da Nang . Meskipun pihak berwenang telah memasang pembatas bagi wisatawan, para pelaku tetap memegang jadwal dan program layanan di kedua sisi pagar untuk mengajak atau mengikuti untuk mengajak pelanggan setelah wisatawan meninggalkan area pagar.
Tak hanya pedagang kaki lima, situasi pengemis yang berkeliaran dan pengemis yang menyamar banyak muncul di area restoran, tempat makan yang banyak turisnya di Ho Nghinh, Vo Nguyen Giap, Tran Hung Dao, Duong Dinh Nghe, Nguyen Van Thoai, Chuong Duong, Nguyen Tat Thanh, Ngo Van So, Hoang Thi Loan, Ngo Thi Nham, Yen Bai , Jalan Ngo Gia Tu...
Menurut pihak berwenang, aktivitas pedagang kaki lima semakin rumit. Para pelaku menggunakan kendaraan pribadi untuk terus berpindah-pindah di area tersebut untuk berdagang dan menjajakan barang dagangan, sementara keterbatasan petugas membuat penyelesaian masalah menjadi sulit.
Menangani dan menjaga citra destinasi dengan tegas
Menurut Bapak Tan Van Vuong, Wakil Direktur Dinas Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata, dalam waktu dekat Dinas akan mengarahkan Badan Pengelola Pantai Wisata Semenanjung Son Tra dan Da Nang untuk memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkup pengelolaan; berkoordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah dan satuan tugas fungsional untuk mengorganisasi, meninjau dan memeriksa penanganan pedagang kaki lima; sekaligus memberitahukan kepada instansi yang berwenang mengenai situasi gelandangan dan pengemis yang menyamar untuk ditangani di wilayah Semenanjung Son Tra dan di sepanjang dua jalur pantai, yakni Jalan Nguyen Tat Thanh dan jalur pantai Hoang Sa - Vo Nguyen Giap - Truong Sa.
Sekaligus melakukan sosialisasi dan himbauan kepada wisatawan agar tidak menggunakan barang dan jasa yang tidak terjamin kualitasnya dari pedagang kaki lima, dan tidak memberikan uang maupun bingkisan kepada pengemis dan pengemis yang menyamar.
Untuk mengatasi situasi ini secara tuntas, Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata mengusulkan agar pemerintah kota menginstruksikan dinas, cabang, sektor, dan daerah untuk secara tegas menangani pedagang kaki lima dan menjajakan wisatawan, serta menjaga citra destinasi wisata, terutama selama musim puncak wisatawan. Secara khusus, menugaskan unit-unit terkait untuk secara proaktif dan serius melaksanakan arahan Komite Rakyat Kota tentang penguatan keamanan dan ketertiban, serta menjaga citra destinasi wisata kota.
Sumber: https://baodanang.vn/kien-quyet-xu-ly-ban-hang-rong-cheo-keo-khach-du-lich-3265299.html
Komentar (0)