Pembuatan mi beras adalah sebuah keahlian yang teliti dan sangat melelahkan. Meskipun memproduksi satu jenis mi saja sudah sulit, menciptakan produk berkualitas tinggi seperti mi Da Mai yang memiliki posisi pasar yang kuat membutuhkan investasi upaya, kecerdasan, ketekunan, dan keterampilan tangan yang luar biasa.
![]() |
Gambar ilustrasi. |
Proses pembuatan mi beras melibatkan banyak tahapan: Beras direndam dalam air fermentasi selama 2-3 hari, kemudian digiling menjadi bubuk halus, dan kemudian disaring untuk menghilangkan kelebihan air. Bubuk halus tersebut dibentuk menjadi bola-bola berukuran sedang, kemudian direbus hingga sekitar 1/4 bagian dari setiap bola matang, dan kemudian ditumbuk dalam lesung untuk mendapatkan konsistensi yang lentur. Bola-bola mi beras yang dihasilkan kemudian diuleni secara menyeluruh dalam mangkuk keramik, kemudian diayak, dan hanya adonan yang halus yang digunakan untuk dipres menjadi mi. Saat ini, meskipun beberapa tahapan dalam proses pembuatan mi dibantu oleh mesin, prosedur tradisional tetap harus diikuti secara ketat untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi.
Mie beras Da Mai kenyal, menyegarkan, dan tidak menjadi asam meskipun dibiarkan seharian. Da Mai memiliki empat produk utama: mie kusut, mie berbentuk siput, mie tiga untai, dan mie daun (juga disebut mie pipih). Mie berbentuk siput dan mie tiga untai biasanya hanya disiapkan selama festival desa atau ketika seseorang memesan secara khusus. Saat ini, selain mie segar, Koperasi Produksi dan Bisnis Produk Pertanian Bersih dan Mie Da Mai juga memproduksi mie kering Da Mai, termasuk mie putih biasa, mie beras merah, dan mie moringa.
Pada tahun 2010, Komite Rakyat Provinsi Bac Giang (dahulu) mengakui Da Mai sebagai desa kerajinan tradisional dengan hampir 120 rumah tangga yang mengkhususkan diri dalam pembuatan mi beras dan kue. Pada tahun 2017, mi beras Da Mai selanjutnya diakui sebagai salah satu dari 14 produk pertanian khas provinsi tersebut, dan pada tahun 2019, Kantor Kekayaan Intelektual memberikan sertifikat merek dagang kolektif; Komite Rakyat Provinsi mengakuinya sebagai produk industri pedesaan khas provinsi tersebut.
Sumber: https://baobacninhtv.vn/mat-lanh-bun-da-mai-postid434070.bbg









Komentar (0)