PSG, klub tempat Mbappe bermain, telah diinvestasikan dan dikelola oleh pemilik Qatar selama 13 tahun terakhir. Presiden klub Paris tersebut, Nasser Al-Khelaifi, adalah anggota Keluarga Kerajaan Qatar. Nasser Al-Khelaifi juga menghadiri resepsi Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, dalam kunjungannya ke Prancis minggu ini.
Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan) meyakinkan Mbappe untuk bertahan di PSG 2 tahun lalu.
Peristiwa ini diikuti secara ketat oleh pers Spanyol, hanya karena alasan yang berkaitan dengan sepak bola. Yaitu, apakah striker Mbappe sekali lagi diyakinkan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, untuk bertahan di PSG.
Dua tahun lalu, di bawah pengaruh Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi, kedua pemimpin tersebut berhasil meyakinkan Mbappe untuk mengubah keputusannya di menit-menit terakhir agar tidak bergabung dengan Real Madrid. Sebaliknya, ia memilih untuk tetap bertahan di PSG dan menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun yang akan berakhir Juni mendatang (tanpa mengaktifkan klausul perpanjangan otomatis untuk tahun berikutnya).
Mbappe baru-baru ini memutuskan untuk meninggalkan PSG dan akan memilih untuk kembali ke Real Madrid, ketika kontraknya berakhir pada 30 Juni. Namun, ketika semuanya dianggap hampir rampung, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menentukan kesepakatan bagi bintang Prancis berusia 25 tahun itu untuk bergabung dengan tim Bernabeu, sebuah peristiwa terjadi ketika Presiden Prancis Emmanuel Macron mengundang Mbappe ke Istana Elysee.
Akankah Mbappe berubah pikiran lagi?
"Kita harus menunggu dan melihat apakah Tuan Macron dan Emir Qatar akan terus meyakinkan Mbappe kali ini. Bagaimanapun, Real Madrid punya alasan untuk khawatir. Sulit untuk berspekulasi apakah Mbappe akan berubah pikiran lagi atau tidak. Pemain ini pernah mengingkari komitmennya kepada Real Madrid, ketika tampaknya segalanya hampir selesai," ungkap Marca (Spanyol).
Musim panas ini, Paris akan menjadi tuan rumah Olimpiade 2024. Selain Mbappe, Wali Kota Paris, Anne Hidalgo, dan Amelie Oudea-Castera, Kepala Kementerian Olahraga dan Pendidikan Prancis, akan hadir dalam resepsi Presiden Prancis. Akan ada banyak implikasi, termasuk apakah Mbappe akan berpartisipasi di Olimpiade 2024 atau tidak, yang juga dapat menentukan apakah pemain ini akan bertahan di PSG atau bergabung dengan Real Madrid musim panas ini," ungkap Marca .
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)