Mengapa Minh Khoa?
Kehadiran Vo Hoang Minh Khoa di tim nasional Vietnam memang mengejutkan sekaligus... tidak mengejutkan. Yang mengejutkan, gelandang kelahiran 2001 ini sebelumnya tidak masuk dalam "radar" pelatih Kim Sang-sik, padahal pelatih Korea tersebut seringkali memprioritaskan gelandang berpengalaman seperti Nguyen Hoang Duc, Le Pham Thanh Long, atau Doan Ngoc Tan.
Namun, tidak mengherankan bahwa Minh Khoa telah bermain di level yang sulit diabaikan oleh Tuan Kim. Pemain berusia 24 tahun ini memiliki batu loncatan yang baik ketika bermain untuk tim yang mengutamakan pengembangan domestik seperti Klub Binh Duong . Namun, kesuksesan Minh Khoa saat ini berasal dari usahanya yang gigih dan ulet selama bertahun-tahun, untuk mengubah stereotip dari pemain yang hanya rajin berlari dan berlari, menjadi gelandang serba bisa yang memimpin lini tengah tim Thu Dau Mot.
Gelandang Vo Hoang Minh Khoa
FOTO: NGUYEN KHANG
Minh Khoa masuk ke tim utama Binh Duong untuk bermain di V-League sejak 2022, saat ia berusia 21 tahun. Gelandang ini baru benar-benar mendapatkan tempat di tim utama pada musim 2023-2024, dengan 23 penampilan (14 kali menjadi starter) dan 2 gol.
Di bawah arahan pelatih ketat Le Huynh Duc, Minh Khoa dilatih untuk bermain bebas bak "pesawat ulang-alik" yang rajin berlari di atas "alat tenun" taktis Binh Duong. Awalnya, Minh Khoa bermain cukup sederhana. Gelandang berusia 24 tahun ini berlari kencang, dengan antusias berduel, mencegat, dan kemudian menggiring bola ke depan. Antusiasme dan agresivitas Minh Khoa yang tersembunyi di balik postur tubuhnya yang sederhana (hanya 1,73 m) membuat pelatih Le Huynh Duc di Klub Binh Duong dan pelatih Hoang Anh Tuan (U-23 Vietnam) terkesan.
Namun, Minh Khoa masih berupa berlian mentah saat itu. Ia belum memiliki ketangguhan seperti Ngoc Tan, dan belum mencapai level pertahanan dan penguasaan bola seperti Hoang Duc. Gelandang Binh Duong Club ini mengejar kemahakuasaan, tetapi pada level... mengetahui sedikit tentang segalanya. Ia lebih dari cukup untuk timnas U-23 Vietnam (setelah bersinar di turnamen U-23 Asia Tenggara 2023 dan turnamen U-23 Asia 2024), tetapi kurang untuk timnas, karena ia belum pernah menjadi target.
Namun, seperti yang dikatakan pelatih Kim Sang-sik, seseorang harus rajin menonton V-League agar tidak kehilangan bakat-bakat berbakat. Upaya Minh Khoa telah membuahkan hasil. Musim lalu, Minh Khoa hanya menjadi starter sebanyak 53,8% untuk Klub Binh Duong. Musim ini, persentasenya menjadi 86,7%. Ia hanya duduk di bangku cadangan selama 2 pertandingan sejak awal turnamen. Meskipun bermain di lini tengah bersama Odilzhon Abdurakhmanov, seorang bintang yang telah bermain 29 pertandingan untuk tim Kirgistan, Minh Khoa tidak kalah.
Minh Khoa (kanan) selalu antusias
Jika Abdurakhmanov mengambil peran menjaga ritme, Minh Khoa "membajak" dan menyapu lini tengah untuk membangun permainan. Di musim keempatnya di V-League, Minh Khoa telah menjadi lebih matang. Ia menangani situasi dengan tenang, menyimpan energi untuk situasi penting, dan memiliki observasi yang baik.
Statistik menunjukkan bahwa, baik bermain untuk Klub Binh Duong maupun U-23 Vietnam, Minh Khoa memiliki banyak umpan akurat ke lapangan lawan. Ia lebih berani mengumpan, mampu bertahan sekaligus menyokong serangan bak tombak berkat energinya yang tak terbatas.
Perlombaan ini sangat sengit
Di lini tengah, Minh Khoa akan bersaing dengan tiga gelandang. Hoang Duc sedang berada di puncak performanya, memainkan peran sebagai penguasa lini tengah berkat kemampuannya menguasai bola dan ritme permainan yang baik. Ngoc Tan sudah melewati masa jayanya (31 tahun), tetapi masih sangat kuat dan energik. Thai Son memiliki gaya bermain yang sama agresif dan gigihnya dengan Ngoc Tan, tetapi lebih muda dan kurang berpengalaman.
Pelatih Kim Sang-sik memiliki banyak gelandang berkualitas, masing-masing dengan gaya uniknya sendiri.
Namun, para gelandang masih memiliki kesamaan: mereka semua sangat tekun, memiliki rentang aktivitas yang luas, dan kekuatan fisik yang mengesankan untuk bermain penuh selama 90 menit. Lini tengah asuhan Pelatih Kim mungkin tidak perlu luar biasa, tetapi harus mempertahankan intensitas permainan yang stabil sepanjang pertandingan untuk memastikan keseimbangan antara serangan dan pertahanan.
Tim Vietnam asuhan Pelatih Kim selalu mengutamakan pemain yang pekerja keras. Dan Minh Khoa tidak kekurangan kualitas ini. Gelandang Binh Duong Club ini adalah "mesin diesel" yang cocok untuk menciptakan lini tengah yang dinamis dan kreatif. Bendera sudah di tangan, apa yang ditunggu Minh Khoa?
Sumber: https://archive.vietnam.vn/minh-khoa-mang-den-nang-luong-va-suc-bat-cho-tuyen-giua-doi-tuyen-viet-nam/
Komentar (0)