Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Modul Rusia di ISS terus mengalami kebocoran gas.

VnExpressVnExpress01/03/2024


Kebocoran gas di modul Rusia menambah daftar panjang kebocoran yang terjadi baru-baru ini di ISS.

Kebocoran terbaru ini tidak memengaruhi para astronot atau peralatan di ISS. Foto: NASA

Kebocoran terbaru ini tidak memengaruhi para astronot atau peralatan di ISS. Foto: NASA

Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) mengalami kebocoran di ujung modul Rusia ketika pesawat ruang angkasa Progress berlabuh di stasiun tersebut, demikian diumumkan oleh manajer program ISS NASA, Joel Montalbano, pada tanggal 28 Februari di Kennedy Space Center. Menurut Montalbano, kebocoran tersebut memiliki panjang sekitar 0,9 meter. NASA sedang bekerja sama dengan rekan-rekan Rusia mereka untuk langkah selanjutnya.

Kebocoran tersebut tidak memengaruhi misi Crew-8 SpaceX, yang dijadwalkan diluncurkan pada pukul 00:04 waktu Hanoi pada tanggal 1 Maret. Montalbano mengatakan volume gas yang bocor mulai meningkat sekitar seminggu sebelum kapal pasokan Progress diluncurkan ke stasiun ruang angkasa pada tanggal 14 Februari. Ini bukan pertama kalinya kebocoran di modul layanan Rusia membutuhkan perbaikan.

Kebocoran dari perangkat keras Rusia di ISS telah terjadi selama beberapa bulan terakhir. Insiden serius terjadi pada Desember 2022 ketika pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22 mulai kehilangan cairan pendingin dengan cepat ke luar angkasa sesaat sebelum kegiatan berjalan di luar angkasa yang dijadwalkan oleh para astronot Rusia. Karena tidak ada pilihan lain, badan antariksa Rusia Roscosmos harus meluncurkan pesawat ruang angkasa Soyuz pengganti yang kosong, MS-23, dan mengarahkan pesawat ruang angkasa yang bocor tersebut kembali ke Bumi untuk dianalisis.

Akibat kebocoran tersebut, ketiga astronot menghabiskan waktu 12 bulan di ISS, bukan 6 bulan seperti yang direncanakan semula, sambil menunggu pesawat ruang angkasa pengganti tiba. Pada akhirnya, astronot NASA Frank Rubio tinggal selama 371 hari di ISS, mencetak rekor penerbangan luar angkasa berkelanjutan terlama dalam sejarah AS.

Selanjutnya, pada Februari 2023, pesawat ruang angkasa kargo Rusia lainnya, Progress 82, mengalami kebocoran amonia saat berlabuh di ISS. Sekitar tujuh bulan kemudian, kebocoran terjadi di Modul Eksperimen Multiguna Nauka milik NASA. Para ahli mengatakan konflik di Ukraina telah berdampak signifikan pada kerja sama ruang angkasa antara Rusia dan banyak mitra internasional. Rusia juga mengumumkan rencana untuk mengembangkan stasiun ruang angkasa sendiri di orbit Bumi rendah dan menarik diri dari ISS setelah tahun 2028.

An Khang (Menurut Ruang Angkasa )



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk