Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Berharap untuk segera bergabung dengan Uni Eropa, Ukraina menaruh harapannya pada Polandia

Báo Quốc TếBáo Quốc Tế15/09/2024


Ukraina berencana untuk membuka kelompok negosiasi paralel untuk aksesi Uni Eropa ketika Polandia mengambil alih kepemimpinan blok tersebut pada paruh pertama tahun 2025.
Ngoại trưởng Ba Lan Radoslaw Sikorski (phải) và người đồng cấp Ukraine Andrii Sybiha đến thăm Bức tường tưởng niệm những người bảo vệ Ukraine đã thiệt mạng bên ngoài Nhà thờ Saint Michael, tại Kiev, Ukraine, ngày 13/9. (Nguồn: Reuters)
Menteri Luar Negeri Polandia Radoslaw Sikorski (kanan) dan mitranya dari Ukraina Andrii Sybiha mengunjungi Tembok Peringatan untuk Para Pembela Ukraina yang Gugur di luar Katedral Saint Michael, di Kiev, Ukraina, 13 September. (Sumber: Reuters)

Menurut Reuters , pada tanggal 14 September, saat menyambut kunjungan Menteri Luar Negeri Polandia Radosław Sikorski, mitranya dari Ukraina Andriy Sybiha menyatakan bahwa perencanaan anggaran jangka panjang Uni Eropa (UE) dan keputusan strategis lainnya harus mempertimbangkan realitas politik keanggotaan Ukraina di masa depan.

"Kami mengharapkan kemajuan signifikan dalam negosiasi keanggotaan Ukraina di Uni Eropa selama masa kepresidenan Polandia pada paruh pertama tahun depan. Kami juga menantikan pembukaan kelompok-kelompok negosiasi secara paralel," ujar Sybiha.

Kedua menteri luar negeri membahas kerja sama pertahanan yang lebih dalam dan langkah-langkah utama yang harus diambil sekutu untuk memperkuat Ukraina.

Menurut Tn. Sybiha, salah satu topik utama diskusi dengan Tn. Sikorski adalah pengembangan infrastruktur dan logistik perbatasan, serta kemungkinan peningkatan koneksi kereta api antara ibu kota Ukraina, Kiev, dan Polandia.

Sebelumnya, pada 12 September, menurut RT (Rusia), duo komedian Rusia Vladimir Kuznetsov dan Alexey Stolyarov, yang dikenal dengan nama panggung mereka Vovan dan Lexus, merilis video yang menampilkan Menteri Luar Negeri Polandia Radosław Sikorski. Dalam video tersebut, Vovan dan Lexus bertanya kepada Sikorski apakah Warsawa siap "bergabung dengan kelompok" untuk melawan tentara Rusia di wilayah yang diklaim Ukraina.

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk sangat ragu-ragu mengenai hal itu,” jawab Tuan Sikorski.

Pejabat tersebut menambahkan bahwa bahkan usulan Polandia untuk menembak jatuh rudal jelajah Rusia di Ukraina barat dengan rudal pencegat adalah "sangat kontroversial," karena hal itu berarti memasuki konflik.

"Jika front mulai runtuh, situasinya bisa berubah. Namun, saat ini, Polandia tidak berniat melakukan itu," ujar diplomat tersebut.

"Namun, tentara Polandia tidak akan bisa bertempur di Ukraina. Kecuali ada perjanjian damai, dan itu adalah pasukan penjaga perdamaian, Perserikatan Bangsa-Bangsa, atau pihak lain. Maka situasinya akan berbeda," kata Sikorski, seraya menambahkan bahwa Warsawa siap melatih tentara Ukraina dan memfasilitasi kepulangan warga negara Ukraina yang memenuhi syarat untuk dinas militer.

Pak Sikorsky mengatakan bahwa anggota NATO lainnya juga tidak akan campur tangan dalam konflik di Ukraina, karena tidak ada negara di Eropa Barat yang menginginkan perang dengan Rusia. Menurutnya, ini adalah "garis merah mutlak".

Namun, Menteri Luar Negeri Polandia berpendapat bahwa AS akan terus mengirimkan bantuan militer ke Ukraina.


[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/mong-nhanh-chong-gia-nhap-eu-ukraine-gui-gam-ky-vong-vao-ba-lan-286378.html

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Close-up 'monster baja' yang memamerkan kekuatan mereka di A80
Ringkasan latihan A80: Kekuatan Vietnam bersinar di bawah malam ibu kota berusia seribu tahun
Kekacauan lalu lintas di Hanoi setelah hujan lebat, pengemudi meninggalkan mobil di jalan yang banjir
Momen-momen mengesankan dari formasi penerbangan yang bertugas di Upacara Agung A80

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk