Rusia menangkap tentara Ukraina di Kursk; Rusia menembakkan 'hujan roket' ke posisi Ukraina... adalah berita penting yang akan dimuat dalam buletin perang Rusia-Ukraina pada pagi hari tanggal 19 Februari.
Tentara Ukraina ditangkap di Kursk
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan kemajuan operasi militer khusus.
Angkatan Bersenjata Federasi Rusia melanjutkan operasi untuk menetralisir formasi Angkatan Bersenjata Ukraina di wilayah Kursk.
Dalam 24 jam, kerugian Ukraina pada arah di atas adalah: 300 tentara, 4 tank, termasuk 1 tank Abrams, 3 kendaraan tempur infanteri, termasuk 2 kendaraan tempur lapis baja Bradley buatan AS, 3 pengangkut personel lapis baja, 15 kendaraan tempur lapis baja, 23 kendaraan bermotor, 3 sistem artileri gerak sendiri dan 1 artileri.
|
Tentara Rusia menembaki benteng Ukraina. Sumber: Kementerian Pertahanan Rusia |
Selain itu, 1 peluncur dan 1 radar sistem NASAMS buatan Norwegia, 1 pos komando UAV Ukraina hancur. 4 tentara Ukraina menyerah, 3 tentara ditangkap.
Di arah Kharkov, unit dari pasukan Sever Rusia menimbulkan kerusakan pada personel dan peralatan dua brigade pertahanan teritorial dekat Liptsy dan Volchansk (wilayah Kharkov).
Pada siang hari, Ukraina kehilangan 35 tentara, 2 kendaraan tempur lapis baja, 5 kendaraan, dan 1 artileri. Sebuah depot pasokan hancur.
Di arah Kupyansk, Pasukan Zapad Rusia menguasai Figolevka (wilayah Kharkov). Mereka menyerang 3 brigade mekanik Ukraina, 2 brigade serbu Ukraina, dan 2 brigade pertahanan teritorial Ukraina.
Kerugian Ukraina di sisi atas pada siang hari adalah: 190 tentara, 3 pengangkut personel lapis baja M113 buatan AS, 7 kendaraan, dan 6 senjata lapangan, termasuk 1 howitzer FH-70 155 mm buatan Inggris. Dua depot amunisi hancur.
Di arah Donetsk, Grup Tentara Yug Rusia memperoleh garis dan posisi yang lebih menguntungkan. Kerugian Ukraina di arah tersebut adalah: 180 tentara, 1 kendaraan tempur lapis baja, 2 kendaraan bermotor, dan 2 depot amunisi.
Rusia luncurkan 'hujan roket' ke posisi penempatan pasukan Ukraina
Kementerian Pertahanan Rusia baru-baru ini merilis gambar artileri roket yang ditembakkan ke posisi penempatan pasukan sementara Ukraina di wilayah Donetsk selatan.
"Roket peluncur Grup Vostok melancarkan serangan terhadap titik penempatan sementara personel dan peralatan Angkatan Bersenjata Ukraina di Kostiantynivka, Soniachne, dan Dniproenergo di selatan Donetsk," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia yang dikutip kantor berita TASS.
|
Artileri Rusia menembaki benteng Ukraina. Sumber: Kementerian Pertahanan Rusia |
Rekaman video yang dirilis oleh militer Rusia kemudian menunjukkan unit-unit Grup Tentara Vostok menggunakan peluncur roket BM-27 Uragan untuk menembakkan serangkaian roket ke posisi-posisi di mana pasukan Ukraina dikerahkan.
BM-27 Uragan "Hurricane" adalah peluncur roket ganda yang dirancang oleh Uni Soviet dan mulai beroperasi di Angkatan Darat sejak akhir 1970-an. Berat total BM-27, termasuk truk dan platform senjatanya, adalah 20 ton; panjang 9,63 m; lebar 2,8 m; dan tinggi 3,23 m. Awak tempurnya berjumlah 4 orang, terdiri dari komandan, penembak, pengemudi, dan prajurit yang bertugas mengukur koordinat target.
Ukraina menembak jatuh 3 sistem pertahanan udara Rusia dalam satu hari
Menurut Defense Express, media Ukraina mengunggah video yang merekam adegan militer negara itu menggunakan UAV untuk menembak jatuh tiga sistem pertahanan udara Rusia di Zaporizhzhia.
Serangan itu dilakukan oleh Brigade Mekanik ke-65 hanya dalam satu hari, lokasi spesifiknya tidak diungkapkan. Dalam video tersebut, tentara Ukraina menyebabkan Rusia kehilangan 1 sistem pertahanan udara Tor dan 2 sistem pertahanan udara Buk.
Tor-M2 adalah sistem pertahanan udara yang diproduksi oleh Almaz-Antey Corporation, yang dianggap sebagai salah satu kendaraan pertahanan udara paling modern yang dimiliki tentara Rusia.
[iklan_2]
Sumber: https://congthuong.vn/chien-su-nga-ukraine-sang-192-nga-bat-giu-linh-ukraine-o-kursk-374491.html
Komentar (0)