Pada sore hari tanggal 25 Februari, Departemen Kepolisian Lalu Lintas Kementerian Keamanan Publik mengumumkan bahwa Kepolisian Distrik Huu Lung (Lang Son) baru saja mengeluarkan keputusan untuk menahan sementara Ngo Van Linh (27 tahun, tinggal di Komune Hoa Lac, Distrik Huu Lung) untuk menyelidiki tindakan melawan seorang petugas yang sedang bertugas.
Ngo Van Linh di badan investigasi
Sebelumnya, pada sore hari tanggal 24 Februari, satuan tugas (satgas) dari Kantor Polisi Lalu Lintas Tung Dien (di bawah Departemen Kepolisian Lalu Lintas Kepolisian Provinsi Lang Son ) sedang bertugas di Km 93+160 Jalan Raya Nasional 1. Sekitar pukul 13.20 di hari yang sama, satuan tugas menemukan sebuah sepeda motor yang membawa 2 orang melaju dengan kecepatan tinggi dan memberi sinyal kepada kendaraan tersebut untuk berhenti guna diperiksa.
Setelah menerima sinyal, pengemudi tidak berhenti, melainkan langsung menabrak satuan tugas, menabrak seorang petugas polisi mobil dan melukainya, lalu bangkit dan melarikan diri. Satuan tugas berhasil menyelamatkan orang yang duduk di belakang.
Melalui penyelidikan, polisi mengidentifikasi orang yang duduk di belakang sebagai TVH (38 tahun, tinggal di Kota Chi Lang, Distrik Chi Lang, Lang Son) dan pengemudi sebagai Ngo Van Linh, yang sedang buron di provinsi Bac Giang .
Polisi meminta keluarga Linh untuk membujuknya melapor pada malam tanggal 24 Februari. Melalui penyelidikan, polisi memastikan bahwa Linh tidak memiliki SIM, tidak melanggar aturan kadar alkohol, tetapi hasil tesnya positif narkoba.
Linh mengaku, sepeda motor yang ditabrakkannya ke Satgas itu dibelinya namun belum menyelesaikan prosedur registrasi dan balik nama kepemilikan.
Mengenai prajurit CSCĐ yang ditabrak Linh, pihak berwenang membawanya ke Pusat Medis Distrik Huu Lung untuk diperiksa. Dokter memastikan bahwa prajurit ini mengalami gegar otak yang menyebabkannya pingsan.
Pada pukul 6:00 sore tanggal 24 Februari, prajurit ini sadar.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)