Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

NASA temukan 'karang' di Mars

NASA baru saja merilis serangkaian gambar menarik yang dikirim kembali oleh penjelajah Curiosity, termasuk batu kecil di Mars yang tampak persis seperti cabang karang di dasar laut Bumi.

Báo Tuổi TrẻBáo Tuổi Trẻ09/08/2025

sao hỏa - Ảnh 1.

Batu berbentuk "Karang" yang muncul di Mars menarik minat para pecinta sains - Foto: NASA

Penjelajah Curiosity milik NASA baru saja mengirimkan kembali gambar-gambar istimewa dari Mars ke Bumi, yang menampilkan sebuah batu kecil yang tampak persis seperti cabang karang di dasar laut. Penemuan ini menarik perhatian para ilmuwan dan pencinta astronomi di seluruh dunia .

'Karang' Mars

Pada tanggal 24 Juli, selama penjelajahannya di Gale Crater, sebuah kawah tumbukan raksasa di Mars, Curiosity menemukan batu berwarna terang, hanya berukuran sekitar 2,5 cm tetapi dengan struktur percabangan yang rumit, membuatnya tampak seperti diambil dari terumbu karang.

Citra detail ini diambil oleh Remote Micro Imager, sebuah kamera teleskop beresolusi tinggi yang terpasang pada Curiosity, dan dirilis oleh NASA pada 4 Agustus. Dalam foto tersebut, batuan tersebut dengan jelas memperlihatkan "cabang-cabang" kecil yang saling bertautan, sehingga memberikan kesan fosil makhluk laut.

Namun, para ilmuwan mengonfirmasi bahwa ini bukanlah karang atau jejak organisme hidup, tetapi sejenis batu yang terkikis oleh angin dan terbentuk dari urat mineral miliaran tahun lalu.

Menurut NASA, batuan "karang" ini muncul ketika Mars masih memiliki air. Saat itu, air yang mengandung banyak mineral terlarut merembes melalui celah-celah kecil di bebatuan, perlahan-lahan mengendap dan membentuk urat-urat mineral padat di dalamnya.

Selama jutaan, bahkan miliaran tahun, angin yang membawa pasir mengikis batuan di sekitarnya, hanya menyisakan urat-urat mineral yang lebih keras. Hasilnya adalah apa yang kita lihat hari ini: struktur percabangan unik yang sangat mirip dengan karang di Bumi.

Selain penemuan ini, Curiosity juga menangkap batuan aneh lain bernama "Paposo" dengan bentuk yang tidak biasa, lebarnya sekitar 5 cm. Sebelumnya pada tahun 2022, Curiosity merekam gambar struktur kecil seperti bunga di Kawah Gale.

Batuan "karang" bukan satu-satunya fenomena aneh yang ditemukan Curiosity. Selama lebih dari 12 tahun beroperasi, wahana ini telah menemukan sejumlah hal di Mars yang "tampaknya bukan berasal dari sini," termasuk riak air purba, aurora borealis, dan formasi batuan aneh.

Penemuan-penemuan ini tak hanya menarik, tetapi juga merupakan bagian penting dari teka-teki untuk lebih memahami masa lalu Mars. Misalnya, keberadaan urat-urat mineral menunjukkan bahwa Planet Merah pernah memiliki lingkungan basah yang kaya akan mineral, yang semuanya penting bagi kehidupan.

Perjalanan Curiosity

Curiosity mendarat di Mars pada tahun 2012, menyentuh permukaan di Kawah Gale selebar 154 km, yang terletak di perbatasan antara dataran tinggi berkawah di selatan dan dataran yang relatif datar di utara.

Misi utamanya adalah mencari bukti kehidupan masa lalu. Untuk itu, Curiosity harus bergerak perlahan, berhenti secara berkala untuk mengebor bebatuan, mengumpulkan sampel, dan menganalisisnya di tempat.

Hingga saat ini, Curiosity telah menempuh jarak sekitar 35 km di Gale Crater, jumlah yang tampaknya kecil, tetapi pada kenyataannya merupakan perjalanan yang panjang bagi sebuah penjelajah yang beroperasi di lingkungan yang keras, yang harus mendaki lereng, menghindari rintangan, dan melindungi peralatan dari debu.

Sepanjang perjalanan, Curiosity telah menghasilkan banyak bukti penting: dari rantai karbon panjang yang ditemukan pada batuan berusia 3,7 miliar tahun, hingga tanda-tanda siklus karbon purba, unsur-unsur yang memperkuat hipotesis bahwa Mars pernah mendukung kelayakhunian.

Fakta bahwa sebuah batu kecil dapat menceritakan kisah miliaran tahun sejarah Mars menunjukkan betapa berharganya ilmu planet. Sebagaimana ditegaskan NASA, setiap gambar yang dikirim Curiosity merupakan "buku harian" planet merah tersebut, yang membantu umat manusia menyusun gambaran lengkap tentang masa lalunya.

Meskipun "karang" di Mars hanyalah mineral, ia merupakan bukti nyata hubungan antara geologi dan iklim sebuah planet. Dan siapa tahu, di masa depan, penemuan seperti ini mungkin menjadi bukti paling meyakinkan bahwa kehidupan pernah ada di luar Bumi.

Kembali ke topik
MINH HAI

Sumber: https://tuoitre.vn/nasa-phat-hien-san-ho-tren-sao-hoa-2025080816181987.htm


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk