Pada tanggal 6 Agustus, para ahli Kaspersky Lab mengatakan mereka telah mendeteksi lebih dari 3.000 serangan yang menargetkan pemilik perangkat Android di Rusia menggunakan spyware baru (Trojan) yang disebut LunaSpy.
Serangan terjadi secara sporadis sejak Februari dan mulai meningkat pada bulan Juni dan Juli.
Pakar keamanan siber Dmitry Kalinin dari Kaspersky Lab mengatakan bahwa spyware LunaSpy didistribusikan melalui aplikasi pesan instan dengan kedok solusi keamanan untuk ponsel pintar dan layanan keuangan. Perangkat lunak ini bekerja seperti perangkat lunak antivirus untuk secara bertahap mendapatkan kepercayaan pengguna dan kemudian meyakinkan mereka untuk memberikan akses dengan dalih melindungi perangkat mereka.
Menurut pakar Kalinin, malware ini merekam tindakan pengguna pada aplikasi perpesanan dan peramban, mencuri kata sandi, dan dapat mengakses log panggilan serta daftar kontak dan sistem perpesanan SMS.
Kalinin menemukan kode yang memungkinkan pencurian foto dari perpustakaan foto ponsel. Namun, menurut analisis teknis, para penyerang belum menggunakan metode ini.
Pakar Kaspersky Lab memperingatkan bahwa ada kemungkinan penyerang ingin menggunakan malware LunaSpy sebagai alat untuk membantu mencuri uang pengguna.
Sebelumnya, pada Agustus tahun lalu, para ahli Kaspersky Lab juga menemukan spyware LianSpy yang menyamar sebagai aplikasi sistem dan layanan keuangan untuk melacak pengguna perangkat Android di Rusia.
Perangkat lunak tersebut mungkin telah aktif sejak pertengahan 2021 tetapi sulit dideteksi karena tersembunyi dengan sangat baik.
Saat itu, perangkat lunak LianSpy hanya menyerang target tertentu dan tidak melacak secara massal.
Source: https://www.vietnamplus.vn/nga-phat-hien-phan-mem-gian-diep-moi-tan-cong-thiet-bi-android-post1054132.vnp
Komentar (0)