Gelombang kenaikan suku bunga terus berlanjut di akhir tahun, dengan tujuan mempertahankan deposan.
Suku bunga deposito tetap rendah selama setahun terakhir - Foto: QUANG DINH
Beberapa bank menaikkan suku bunga dua kali dalam satu bulan.
CBBank baru saja mengumumkan jadwal suku bunga baru. Dengan demikian, suku bunga bank untuk jangka waktu 1-12 bulan telah naik sebesar 0,15% per tahun.
Untuk jangka waktu 1-2 bulan, suku bunga meningkat menjadi 3,95%/tahun, untuk jangka waktu 3-5 bulan, suku bunga meningkat menjadi 4,15%/tahun, untuk jangka waktu 6 bulan, suku bunga meningkat menjadi 5,65%/tahun.
Suku bunga untuk jangka waktu 7-11 bulan setelah penyesuaian meningkat menjadi 5,6%/tahun, dan untuk jangka waktu 12 bulan menjadi 5,8%/tahun. CBBank mempertahankan suku bunga tabungan untuk jangka waktu 13 bulan ke atas pada 5,8%/tahun.
Loc Phat Vietnam Joint Stock Commercial Bank ( LPBank ) juga baru saja menaikkan suku bunga deposito berjangka 1-11 bulan sebesar 0,2% per tahun. Setelah penyesuaian, suku bunga untuk jangka waktu 1-3-6 bulan dan 12 bulan masing-masing menjadi 3,8% per tahun, 4% per tahun, 5,2% per tahun, dan 5,5% per tahun.
Suku bunga deposito daring untuk jangka waktu 18-60 bulan tetap tidak berubah pada 5,8%/tahun.
Menurut statistik, sejak awal November, sekitar 15 bank telah menaikkan suku bunga deposito mereka. Di antaranya, MB, Agribank, dan VIB telah menaikkan suku bunga mereka dua kali sejak awal bulan.
Akhir-akhir ini perbankan semakin gencar bersaing untuk menarik simpanan bukan hanya lewat suku bunga, tetapi juga lewat berbagai program promosi.
Nasabah cenderung "menawar" suku bunga jangka panjang atau beralih ke bank lain dengan suku bunga yang lebih baik. Hal ini juga menjadi alasan mengapa bank harus menaikkan suku bunga secara bersamaan untuk mempertahankan nasabah.
Di sisi lain, kebutuhan modal perusahaan yang besar pada akhir tahun juga meningkat, sehingga memaksa perbankan untuk meningkatkan suku bunga simpanan, apalagi pertumbuhan penghimpunan modal sejak awal tahun hingga saat ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan kredit.
Pada 27 November, Bank Negara mengeluarkan surat edaran resmi yang meminta bank-bank untuk mempertahankan suku bunga simpanan yang stabil dan wajar, sesuai dengan saldo modal, ekspansi kredit yang sehat, dan kemampuan manajemen risiko. Hal ini akan berkontribusi pada stabilisasi pasar uang dan suku bunga pasar.
Harga USD Bank terus mencapai batasnya
Harga jual USD di bank masih berada di level tertinggi - Foto: QUANG DINH
Pada tanggal 29 November, Bank Negara mengumumkan nilai tukar sentral sebesar 24.251 VND/USD, turun 20 VND dibandingkan kemarin.
Dengan margin 5%, bank umum diizinkan membeli dan menjual USD minimal 23.038 VND/USD dan maksimal 25.463 VND/USD.
Berdasarkan catatan, banyak bank yang masih mencantumkan harga jual USD pada batas tertinggi.
Vietcombank mencatat harga jual USD pada 25.463 VND/USD, harga beli pada 25.130 VND/USD, turun 15 VND untuk pembelian dan 21 VND untuk penjualan dibandingkan kemarin.
BIDV mencatat harga jual USD sebesar 25.463 VND/USD, harga beli sebesar 25.160 VND/USD, sementara Techcombank juga menjual USD pada harga tertinggi 25.463 VND/USD, harga beli sebesar 25.152 VND/USD.
Di pasar bebas, harga jual USD sore ini adalah 25.708 VND/USD, harga beli 25.608 VND/USD.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/ngan-hang-lai-cap-tap-tang-lai-suat-huy-dong-20241129201257546.htm
Komentar (0)