Dokter di Rumah Sakit Umum Distrik Nghi Loc mendiagnosis lebih dari 40 pekerja di Premium Fashion Company menderita keracunan makanan dan anafilaksis tingkat pertama. Pihak rumah sakit merawat mereka dengan cairan infus, antihistamin, dan kortikosteroid.
Pada tanggal 6 Desember, Puskesmas Distrik Nghi Loc (provinsi Nghe An) melaporkan bahwa puluhan pekerja dari Premium Fashion Company (pabrik garmen), yang terletak di Kawasan Industri WHA di komune Nghi Thuan, distrik Nghi Loc, harus dirawat di rumah sakit dengan gejala termasuk pusing, sakit kepala, mual, wajah memerah, sesak dada, dan ruam.
Lebih tepatnya, sekitar satu jam setelah makan siang hari itu, para pekerja tiba-tiba menunjukkan gejala sakit perut dan muntah dan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan darurat.
Laporan awal menunjukkan bahwa 42 pekerja sedang menerima perawatan di Rumah Sakit Umum Distrik Nghi Loc, 9 pekerja dirawat di Rumah Sakit Umum Cua Dong untuk perawatan darurat, dan 12 pekerja sedang dirawat di Rumah Sakit Umum 115.
Menurut dokter di Rumah Sakit Umum Distrik Nghi Loc, diagnosis awal adalah keracunan makanan dan anafilaksis tingkat 1. Pihak rumah sakit merawat pasien dengan cairan infus, antihistamin, dan kortikosteroid. Saat ini, semua pasien dalam kondisi stabil.
Dinas Keamanan dan Kebersihan Pangan Provinsi Nghe An sedang berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengumpulkan sampel makanan guna diuji untuk menentukan penyebab insiden tersebut.
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/nghe-an-hang-chuc-cong-nhan-nhap-vien-after-eating-lunch-post999493.vnp






Komentar (0)