Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue baru saja menandatangani untuk mengesahkan Resolusi No. 111/2024/QH15 tanggal 18 Januari 2024 Majelis Nasional tentang sejumlah mekanisme dan kebijakan khusus untuk melaksanakan program sasaran nasional.
Resolusi ini menetapkan sejumlah mekanisme dan kebijakan khusus untuk melaksanakan Program Sasaran Nasional Pembangunan Pedesaan Baru untuk periode 2021-2025, Program Sasaran Nasional Penanggulangan Kemiskinan Berkelanjutan untuk periode 2021-2025, dan Program Sasaran Nasional Pembangunan Sosial Ekonomi untuk Daerah Etnis Minoritas dan Pegunungan untuk periode 2021-2030.
Resolusi tersebut menyatakan: Majelis Nasional memutuskan untuk mengalokasikan perkiraan pengeluaran rutin anggaran pusat tahunan ke setiap daerah sesuai dengan total anggaran setiap program sasaran nasional.
Perdana Menteri menetapkan perkiraan pengeluaran rutin anggaran pusat tahunan ke setiap daerah sesuai dengan total anggaran pengeluaran rutin setiap program sasaran nasional.
Dewan Rakyat Provinsi memutuskan untuk mengalokasikan atau mendelegasikan kepada Dewan Rakyat Distrik keputusan untuk mengalokasikan perkiraan pengeluaran rutin anggaran pusat tahunan dari setiap program target nasional yang terperinci ke proyek-proyek komponen.
Mengenai penyesuaian perkiraan anggaran negara dan penyesuaian rencana investasi anggaran negara tahunan, resolusi tersebut menetapkan: Dewan Rakyat provinsi memutuskan untuk menyesuaikan perkiraan anggaran negara untuk tahun 2024 (pengeluaran rutin) dan perkiraan anggaran negara yang belum sepenuhnya dicairkan pada tahun 2023 (termasuk pengeluaran investasi dan pengeluaran rutin) dari program target nasional yang telah dialihkan ke tahun 2024 sesuai dengan ketentuan Resolusi No. 104/2023/QH15 tanggal 10 November 2023 dan Resolusi No. 108/2023/QH15 tanggal 29 November 2023 dari Majelis Nasional.
Sesuai dengan kewenangan yang terdesentralisasi, Komite Rakyat di tingkat provinsi dan kabupaten memutuskan untuk menyesuaikan rencana investasi anggaran Negara untuk program-program sasaran nasional yang belum sepenuhnya dicairkan pada tahun 2023 dan telah dipindahkan ke tahun 2024 sesuai dengan ketentuan Resolusi No. 104/2023/QH15 tanggal 10 November 2023 dan Resolusi No. 108/2023/QH15 tanggal 29 November 2023 dari Majelis Nasional.
Terkait dengan mekanisme percontohan desentralisasi pada tingkat kabupaten/kota dalam pengelolaan dan penyelenggaraan pelaksanaan program sasaran nasional tahun 2024-2025, Resolusi tersebut menetapkan: Dewan Rakyat Daerah Provinsi berwenang memutuskan untuk memilih tidak lebih dari dua kabupaten/kota sebagai lokasi percontohan mekanisme desentralisasi.
Komite Rakyat provinsi memutuskan untuk menetapkan tujuan, tugas, dan persyaratan khusus untuk setiap program sasaran nasional ke distrik percontohan yang dipilih.
Dewan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota berwenang memutuskan penyesuaian rencana alokasi modal investasi publik dan belanja rutin di antara program sasaran nasional dalam rencana investasi publik jangka menengah, rencana investasi modal tahunan, dan perkiraan anggaran belanja tahunan yang ditetapkan oleh instansi yang berwenang; struktur sumber modal anggaran belanja antara belanja investasi dan belanja rutin proyek komponen yang tidak lagi memenuhi syarat untuk mendapatkan dukungan, guna memfokuskan modal pada pelaksanaan proyek komponen lain di bawah program sasaran nasional untuk periode 2021-2025.
Penyelesaian tahunan anggaran pendapatan dan belanja negara kabupaten yang menerapkan mekanisme percontohan dilaksanakan berdasarkan rencana investasi publik jangka menengah, rencana investasi modal tahunan, dan perkiraan anggaran pendapatan dan belanja negara tahunan yang disesuaikan oleh Dewan Rakyat Kabupaten sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Berdasarkan daftar proyek yang diharapkan dilaporkan kepada Dewan Rakyat Distrik, Komite Rakyat pada tingkat yang sama menugaskan rencana investasi publik jangka menengah untuk melaksanakan proyek investasi konstruksi skala kecil dengan teknik yang tidak rumit sesuai dengan total modal untuk melaksanakan proyek; tidak diharuskan untuk menetapkan daftar proyek dalam rencana investasi publik jangka menengah.
Pengalokasian dan penugasan rencana penanaman modal tahunan untuk melaksanakan proyek penanaman modal konstruksi berskala kecil dan sederhana secara rinci untuk setiap proyek dilaksanakan berdasarkan asas bahwa total modal pendukung yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang telah dihimpun sampai dengan saat pengalokasian modal tidak boleh melebihi total modal untuk melaksanakan proyek tersebut dalam rencana penanaman modal umum jangka menengah.
Pemerintah bertanggung jawab menyelenggarakan pelaksanaan resolusi ini; meringkas dan mengevaluasi pelaksanaan resolusi ini dan melaporkannya kepada Majelis Nasional pada sidang pertama tahun 2026 atau sekaligus mengusulkan kebijakan investasi yang terkait dengan program sasaran nasional ini dalam kurun waktu 2026-2030.
TBC (menurut VNA)Sumber
Komentar (0)