Pada tanggal 21 Juni, Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock menegaskan bahwa aksesi Ukraina ke Uni Eropa (UE) sudah pasti, namun Kiev masih perlu membuat lebih banyak kemajuan.
Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock. (Sumber: Reuters) |
Dalam wawancara di sela-sela Konferensi Rekonstruksi Ukraina di London (Inggris), Ibu Baerbock mengatakan bahwa Kiev perlu segera memberantas korupsi, serta "mengakhiri 30 tahun pemerintahan keluarga".
Sambil mengakui bahwa Ukraina telah membuat kemajuan dalam upaya reformasinya, terutama di bidang kebebasan media dan supremasi hukum, menteri luar negeri Jerman mengatakan Kiev masih perlu membuat langkah lebih jauh.
Menteri Luar Negeri Baerbock juga berkomentar bahwa Ukraina sedang melaksanakan reformasi dengan “kecepatan yang mengagumkan” dan Jerman sangat mendukung hal ini.
Menurut kepala diplomasi Jerman, aksesi Ukraina ke UE sudah pasti.
Oleh karena itu, investasi perusahaan swasta dalam pembangunan kembali Kiev diperlukan, karena ini akan membantu memperkuat pasar internal Eropa.
Ia juga meramalkan bahwa Ukraina dapat menjadi faktor penentu dalam memperkuat pasar Eropa, khususnya pasar energi bersih.
Sebelumnya, pada Konferensi Rekonstruksi Ukraina pada 21 Juni, Menteri Luar Negeri Jerman menekankan perlunya menghubungkan proses rekonstruksi pascakonflik Kiev dengan proses aksesi UE negara Eropa Timur itu.
"Saya yakin kita perlu lebih lanjut menghubungkan proses rekonstruksi Ukraina dan proses aksesi Kiev ke Uni Eropa. Tujuan kita adalah membantu membangun kembali Ukraina yang memenuhi syarat untuk menjadi anggota Uni Eropa," tegas diplomat Jerman tersebut.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)