SGGPO
Menurut laporan terbaru dari Kaspersky Security Network (KSN), 1.120 karyawan di usaha kecil dan menengah (UKM) Vietnam telah terpapar malware.
Usaha kecil dan menengah perlu memberikan pelatihan keamanan siber dasar kepada karyawannya. |
Secara spesifik, dari Januari hingga Mei 2023, terdapat 710 file malware yang terdeteksi, sehingga total deteksi file pada kuartal pertama tahun 2023 di Vietnam mencapai 25.194. Jumlah ancaman yang menargetkan UKM Vietnam yang terdeteksi dan diblokir oleh Kaspersky melonjak dibandingkan periode yang sama tahun lalu (total deteksi malware pada paruh pertama tahun 2022 mencapai 1.240).
Serangan malware sangat merugikan bagi usaha kecil karena dapat melumpuhkan peralatan yang membutuhkan perbaikan atau penggantian yang mahal. Malware juga memberi penyerang akses tersembunyi untuk mengakses dan mencuri data, sehingga membahayakan pelanggan dan karyawan.
"UKM tetap menjadi target yang menguntungkan bagi para pelaku kejahatan siber karena mereka menyumbang 50% dari PDB global Vietnam dan menjadi tulang punggung perekonomian negara. Dalam transformasi digital yang pesat yang tengah dialami UKM, sangat penting untuk mengambil langkah-langkah dasar guna melindungi bisnis Anda dari taktik dan teknik pelaku kejahatan siber yang terus berkembang," ujar Yeo Siang Tiong, General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky.
Kaspersky juga menawarkan saran untuk melindungi bisnis dari ancaman siber: Berikan pelatihan keamanan siber dasar kepada karyawan; Tetapkan kebijakan untuk mengontrol akses ke aset perusahaan, seperti email, folder bersama, dan dokumen daring; Buat cadangan data penting secara berkala untuk memastikan informasi perusahaan aman jika terjadi keadaan darurat; Gunakan solusi keamanan titik akhir, seperti Kaspersky Endpoint Security for Business atau Cloud-Based Endpoint Security, untuk meminimalkan risiko penyebaran…
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)