Harga emas dunia terus mencetak rekor karena kekhawatiran terhadap perang dagang global mendorong investor mencari tempat berlindung yang aman.
Ilustrasi: (Sumber: Vietnam+)
Pada sesi perdagangan 20 Februari, harga emas dunia terus mencetak rekor karena kekhawatiran terhadap perang dagang global mendorong investor mencari tempat berlindung yang aman.
Secara khusus, harga emas spot pada satu titik melonjak ke $2.954,69/ons, menandai rekor tertinggi ke-10 tahun ini.
Sementara itu, harga emas berjangka di AS ditutup naik 0,7% menjadi $2.956,10/ons. Sejak awal tahun, harga logam mulia ini telah meningkat sekitar 12%.
Meningkatnya ketegangan perdagangan terus menimbulkan kekhawatiran tentang inflasi dan pertumbuhan ekonomi , meningkatkan permintaan untuk emas sebagai tempat berlindung yang aman, kata Peter Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam senior di pialang logam mulia Zaner Metals.
Presiden Trump baru-baru ini mengumumkan bahwa ia akan mengumumkan tarif baru pada kayu, mobil, semikonduktor, dan farmasi bulan depan atau lebih cepat.
Sejak menjabat pada tanggal 20 Januari, Tn. Trump telah mengenakan tarif 10% pada impor dari China dan menandatangani perintah eksekutif yang mengenakan tarif 25% pada baja dan aluminium.
Pembelian emas oleh bank sentral sepanjang tahun telah menjadi salah satu faktor utama yang mendukung harga emas, kata Phillip Streible, seorang ahli strategi di perusahaan pialang Blue Line Futures.
Selain itu, pasar juga menyaksikan arus masuk modal ke ETF emas selama tiga hari berturut-turut.
Pada tanggal 20 Februari, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan ia membahas dengan utusan khusus AS Keith Kellogg mengenai langkah-langkah untuk mencapai perdamaian yang adil dan abadi dalam konflik dengan Rusia.
Kunjungan Tuan Kellogg ke Kiev terjadi pada saat Amerika Serikat, Rusia, dan negara-negara Eropa sedang mencari solusi untuk mengakhiri konflik hampir tiga tahun antara Rusia dan Ukraina.
Tn. Grant mengatakan kesepakatan damai potensial dapat meredakan ketegangan geopolitik dalam jangka pendek dan memberikan tekanan pada harga emas.
Namun, ia yakin rekor tertinggi saat ini dapat bertahan selama beberapa minggu. Namun, menurut Bapak Grant, emas masih dalam tren naik, berkat fundamental yang kuat yang menopang harga logam mulia ini.
Risalah rapat kebijakan terkini Federal Reserve AS yang dirilis baru-baru ini menunjukkan bahwa proposal kebijakan awal Trump menimbulkan kekhawatiran tentang meningkatnya inflasi dan memperkuat pandangan Fed untuk menghentikan sementara penurunan suku bunga.
Ekspor emas Swiss naik pada bulan Januari dibandingkan tahun sebelumnya, karena pengiriman ke Amerika Serikat melonjak ke level tertinggi dalam setidaknya 13 tahun, data dari badan bea cukai Swiss menunjukkan.
Di Vietnam, akhir Februari 2020, Saigon Jewelry Company (SJC) mencatat harga jual emas batangan SJC sebesar 90 - 92,3 juta VND/tael (beli - jual).
Sumber: VNA
[iklan_2]
Sumber: https://baophutho.vn/nhu-cau-tru-an-an-toan-day-gia-vang-tiep-tuc-lap-dinh-228257.htm
Komentar (0)