Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Darah yang disumbangkan telah melukis masa depan kita.

Báo Giao thôngBáo Giao thông20/12/2024

[iklan_1]

Selama lebih dari 16 tahun, Duong Bich Ngoc dan putrinya setiap bulan pergi ke Institut Hematologi dan Transfusi Darah Nasional untuk mendapatkan transfusi darah guna mengobati talasemia. Ngoc bercerita: "Talasemia membuat kita sakit dan membutuhkan transfusi darah rutin seumur hidup. Tanpa darah donor, kita tidak akan punya kesempatan untuk hidup. Tetes-tetes darah itulah yang telah menyelamatkan hidup kita dan melukiskan masa depan kita."

Penderita penyakit darah dapat hidup berkat darah yang disumbangkan. (Foto: TP).

Ibu Ngoc mengatakan bahwa satu dekade yang lalu, menunggu transfusi darah adalah hal yang biasa, terutama saat liburan atau liburan musim panas. Kini, dengan maraknya gerakan donor darah dan dukungan dari banyak pihak, pasien tidak perlu lagi menunggu. Menerima transfusi darah tepat waktu membantu kita menstabilkan kesehatan dan mempertahankan pekerjaan serta aktivitas sehari-hari.

Menurut Hoang Van Tinh, seorang pasien yang telah dirawat karena gagal sumsum tulang sejak 2019, "Selama 16 tahun terakhir, hidup saya bergantung pada darah yang didonorkan karena penyakit yang membuat tubuh saya tidak dapat memproduksi darah. Setiap bulan, saya menerima transfusi darah sebanyak 3 liter. Saya sangat berterima kasih kepada para relawan yang telah mendonorkan darah dan membantu kami, para pasien."

Pemberian hadiah kepada pasien di Lembaga Hematologi dan Transfusi Darah Nasional pada konferensi pers program Minggu Merah (Foto: TP).

Mengikuti jejak tahun-tahun sebelumnya, program donor darah Minggu Merah ke-17 terus dilaksanakan dengan harapan dapat menarik puluhan ribu pendonor darah sukarela. Program ini diketuai oleh Surat Kabar Tien Phong, bekerja sama dengan Komite Keselamatan Lalu Lintas Nasional, Institut Hematologi dan Transfusi Darah Nasional, Komite Pengarah Donor Darah Sukarela, Persatuan Pemuda Komunis Ho Chi Minh tingkat provinsi dan kota, serta sejumlah organisasi di seluruh negeri.

Dari festival donor darah kecil-kecilan pada tahun 2009, Red Sunday kini telah berkembang menjadi skala besar, mengumpulkan rata-rata lebih dari 55 ribu unit darah yang disumbangkan setiap tahun.

Jurnalis Phung Cong Suong, Pemimpin Redaksi Surat Kabar Tien Phong, sekaligus Ketua Panitia Red Sunday 2025, menegaskan: "Pencapaian terbesar setelah 16 tahun penyelenggaraan Red Sunday adalah kontribusinya yang besar dalam mengubah kesadaran masyarakat, terutama kaum muda, tentang donor darah untuk menyelamatkan nyawa. Dari perubahan kesadaran ini, muncul perubahan perilaku dan tindakan, dan hingga kini semua orang menyadari bahwa donor darah adalah hal yang berharga dan bermakna, menjadi hal yang lumrah, bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Sejak saat itu, banyak anak muda, berbagai kelompok, telah menyelenggarakan pertemuan donor darah, dan banyak organisasi Persatuan Pemuda telah membentuk klub dan tim donor darah secara rutin. Tanpa memandang waktu dan keadaan, mereka dapat mendonorkan darahnya kepada pasien yang membutuhkan darah."

Menurut Associate Professor, Dr. Nguyen Ha Thanh, Direktur Institut Hematologi dan Transfusi Darah Nasional, "Berkat kegigihan 16 Minggu Merah, gerakan donor darah sukarela di seluruh negeri semakin berpengaruh, mengajak semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi, dan kelangkaan darah selama Tet tidak lagi mengkhawatirkan seperti sebelumnya. Meskipun berlangsung di tengah hari-hari musim dingin, perayaan Minggu Merah tidak pernah sepi. Semua peserta bersatu menciptakan suasana yang antusias, saling berbagi kehangatan, dan memberikan anugerah kehidupan bagi banyak orang."

"Selama 16 tahun terakhir, Komite Nasional Keselamatan Lalu Lintas telah mendampingi Surat Kabar Tien Phong dalam mengembangkan dan melaksanakan program ini. Kami sangat berterima kasih atas kontribusi dan efektivitas program ini yang telah banyak membantu mengubah kesadaran kaum muda. Setiap tahun, 55.000 kantong darah yang dikumpulkan dari program ini telah berkontribusi dalam menyelamatkan banyak nyawa, termasuk banyak korban kecelakaan lalu lintas," tegas Bapak Le Kim Thanh, Wakil Ketua Komite Nasional Keselamatan Lalu Lintas.


[iklan_2]
Sumber: https://www.baogiaothong.vn/nhung-giot-mau-hien-da-ve-len-tuong-lai-chung-toi-192241219175553696.htm

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk