Aktris Kate Winslet mengatakan bahwa ketika pertama kali memulai kariernya, ia merasa sengsara karena agensinya terus-menerus mengeluhkan berat badannya. Alasannya, para sutradara yang ingin memberikan peran kepada Kate merasa bahwa tubuhnya tidak ramping.
Di awal kariernya, Kate harus mengatasi kerumitannya tentang berat badan dan bentuk tubuhnya. Ia menjadi bintang film terkenal setelah perannya di Titanic (1997), ketika Kate baru berusia 22 tahun.
Kate Winslet pernah terjerumus dalam krisis akibat body shaming usai adegan bugilnya di "Titanic" (Foto: Page Six).
Setelah film Titanic , meskipun telah menjadi bintang film, Kate juga harus melewati masa krisis, karena sebagian penonton mengkritik tubuhnya. "Saya menjadi bahan komentar media dan publik saat itu. Orang-orang mulai mengamati penampilan saya dan berkomentar kasar," kenang Kate.
Saat film Titanic dirilis, beberapa penonton dan beberapa media berita berkomentar bahwa karena Kate... gemuk, naskah film memaksa Jack untuk mati. Jack mati karena... Rose gemuk, jadi tidak ada cukup ruang untuk mereka berdua di papan, atau papan itu tidak akan bisa mengapung di air jika mereka berdua berada di atasnya.
Trauma dikritik atas penampilannya di film Titanic-lah yang membuat Kate Winslet selalu menghindari adegan telanjang. Namun, 26 tahun setelah syuting Titanic , Kate memutuskan untuk beradegan telanjang di film terbarunya, Lee , sebuah film biografi yang dirilis tahun ini. Film ini menceritakan kisah hidup dan karier fotografer wanita Amerika, Lee Miller (1907-1977).
Di usia 47 tahun, dan telah melahirkan tiga kali, Kate mengakui bahwa ia kurang percaya diri dengan tubuhnya. Namun, ia bertekad untuk melakukan adegan telanjang yang realistis dalam film barunya, untuk mengatasi rasa takut, keraguan, dan rasa rendah diri yang dialaminya.
Kate Winslet sekarang (Foto: Daily Mail).
Kate Winslet bercerita bahwa ia harus menanggung tekanan terhadap penampilannya sejak remaja: "Ketika saya belajar akting saat remaja, guru akting saya selalu berkomentar bahwa saya kelebihan berat badan. Kemudian, ketika mengejar akting, saya juga selalu diminta oleh agensi saya untuk menurunkan berat badan. Ada sutradara yang tidak puas dengan bentuk tubuh saya dan tidak mau memberi saya peran."
Berat badan dan citra tubuh Kate Winslet selalu menjadi obsesinya. Namun, seiring waktu, ia perlahan belajar mengabaikan komentar negatif, mengatasi rasa takut dan ketidakamanannya, serta menegaskan bakat aktingnya.
Di usia 47 tahun, Kate Winslet menganggap adegan telanjang dalam film terbarunya sebagai ujian psikologis bagi dirinya sendiri setelah bertahun-tahun berkecimpung di dunia akting. Kini, Kate menegaskan bahwa ia telah berhasil menjalani ujian tersebut, karena ia tidak lagi mengkritik dan mencela penampilannya sendiri seperti sebelumnya.
Sebaliknya, dia belajar untuk mencintai, menerima, dan merasa nyaman dengan penampilannya sepanjang adegan sulit itu.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)