Trump menyalahkan presiden Ukraina atas konflik dengan Rusia
Báo Dân trí•18/10/2024
(Dan Tri) - Dalam wawancara baru-baru ini, mantan Presiden AS Donald Trump menyalahkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky karena berkontribusi memulai perang dengan Rusia.
Mantan Presiden AS Donald Trump (Foto: Reuters).
Komentar Trump telah menimbulkan kekhawatiran bahwa kebijakan AS terhadap Ukraina akan berubah jika ia terpilih sebagai presiden pada bulan November. Dalam sebuah podcast bersama Patrick Bet-David, Trump mengkritik pemimpin Ukraina Zelensky karena tidak hanya gagal mencapai perdamaian dengan Moskow tetapi juga berkontribusi pada konflik dengan Rusia. Selama kampanye, mantan presiden tersebut juga sering menyalahkan Zelensky karena meminta dan menerima miliaran dolar bantuan militer AS sejak konflik Rusia-Ukraina pecah pada tahun 2022. "Itu bukan berarti saya tidak ingin membantunya, karena saya sangat mencintai rakyat Ukraina. Tetapi dia seharusnya tidak berperang. Itu perang yang benar-benar sia-sia," kata Trump. Zelensky menyampaikan "rencana kemenangannya" untuk mengakhiri pertempuran dalam pertemuan tatap muka dengan Trump di New York pada bulan September. Mereka berdua menggambarkan pertemuan itu sebagai pertemuan yang bersahabat, tetapi pernyataan publik kandidat Partai Republik tersebut menunjukkan bahwa ia dapat mengurangi bantuan untuk Ukraina jika terpilih. Trump juga mengisyaratkan bahwa Ukraina dapat menyerahkan sebagian wilayahnya kepada Rusia dengan imbalan kesepakatan damai, sebuah konsesi yang dianggap Kiev tidak dapat diterima.
Komentar (0)