Dengan sosok yang seimbang, wajah yang berseri-seri, dan sikap yang percaya diri dalam rangkaian foto yang baru dirilis, Phan Hoang Thu memancarkan citra seorang wanita Vietnam modern, yang lembut sekaligus kuat.

Phan Hoang Thu tampil memukau saat ia dengan terampil memadukan ao dai dengan kalung mutiara yang indah, dengan yang paling menonjol adalah syal dan kipas merah yang dicetak dengan bendera merah dan bintang kuning.
Kombinasi itu tidak saja menghormati kecantikannya yang anggun, tetapi juga memperlihatkan semangat dalam menyambut Hari Nasional 2 September, menyatu dengan suasana kebanggaan seluruh bangsa.
Kepada reporter Dan Tri, sang wanita cantik berkata: "Saya lahir dan besar di Hanoi , jadi bagi saya, setiap sudut jalan dan setiap deretan pohon memiliki kenangan istimewa. Ketika jalanan dipenuhi bendera dan bunga, saya ingin melestarikan citra saya dalam ao dai - pakaian nasional perempuan Vietnam - dalam konteks itu."
Rangkaian foto ini merupakan cara bagi saya untuk mengungkapkan kecintaan saya terhadap tempat kelahiran saya dan juga cara untuk membantu saya ikut serta dalam kebanggaan nasional di Hari Nasional."

Tak hanya memilih tiang bendera Hanoi sebagai sorotan, si cantik juga memilih banyak sudut jalan dengan bendera dan bunga berwarna-warni, pasar Dong Xuan, sebagai latar belakang untuk berfoto.
"Di tengah suasana meriah bendera dan bunga yang merayakan Hari Nasional ke-80 pada 2 September, saya yakin banyak orang akan merasakan kebanggaan dan rasa syukur yang sama seperti saya. Perasaan itu menciptakan ikatan tak kasat mata antara generasi muda kita dan para pendahulu kita, membantu saya menghargai nilai kebebasan dan kemerdekaan saat ini," ujar Phan Hoang Thu.
Nona Phan Hoang Thu juga mengungkapkan bahwa ia dilahirkan dalam keluarga dengan tradisi revolusioner. Kakek dari pihak ibu adalah seorang prajurit yang gigih yang pernah dipenjara lama di penjara Con Dao.
Saat menyebut namanya, mata Phan Hoang Thu berbinar bangga: "Setiap kali kami datang ke Con Dao, kami mengunjungi peninggalan dan museum di sini. Ketika saya melihat kembali foto-foto dokumenter beliau dan rekan-rekannya, saya merasa perlu hidup lebih bertanggung jawab, tidak hanya untuk keluarga saya tetapi juga untuk masyarakat dan negara."
Pada setiap Hari Nasional, Phan Hoang Thu berbagi bahwa hatinya selalu dipenuhi dengan rasa syukur kepada generasi sebelumnya yang telah berkorban demi kemerdekaan dan kebebasan negara.
Si cantik berharap agar generasi muda saat ini, termasuk dirinya, tidak hanya berhenti pada rasa bangga saat menyanyikan lagu kebangsaan atau mengenakan ao dai, tetapi juga tahu bagaimana mengubah rasa patriotisme menjadi tindakan nyata: Belajar dengan sungguh-sungguh, bekerja keras, dan berkontribusi bagi masyarakat.

Menurutnya, Hari Nasional 2 September bukan hanya hari libur nasional yang agung, tetapi juga kesempatan bagi setiap orang untuk merenung dan merenungkan apa yang telah mereka lakukan sehingga layak mendapatkan pengorbanan para leluhur. Oleh karena itu, Phan Hoang Thu selalu berusaha untuk memperbaiki diri.
Phan Hoang Thu (lahir 1990), memulai karier modelingnya dengan banyak penghargaan seperti: Future Star Gold Award 2012, top 8 Asian Supermodel 2013 dan Miss Southeast Asia 2014.
Ia pernah menjadi MC di banyak program acara, terutama rubrik Makanan Bersih atau Kotor di saluran ANTV.
Sumber: https://dantri.com.vn/giai-tri/phan-hoang-thu-dien-ao-dai-giua-khong-khi-ha-noi-ruc-ro-co-hoa-20250821114007389.htm
Komentar (0)