Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Prancis dan Mongolia mengeluarkan pernyataan bersejarah, bekerja sama untuk melaksanakan proyek strategis

Báo Quốc TếBáo Quốc Tế22/05/2023

[iklan_1]
Selama kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Mongolia, kedua pihak mengeluarkan Pernyataan Bersama.
Pháp và Mông Cổ ra tuyên bố lịch sử, chung tay thực hiện dự án chiến lược
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh. (Sumber: MONSTAME)

Atas undangan Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh, Presiden Prancis Emmanuel Macron melakukan kunjungan kenegaraan ke Mongolia pada 21-22 Mei. Kunjungan Macron ini merupakan kunjungan pertama Presiden Prancis ke negara tersebut sejak kedua negara menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1965.

Menurut pernyataan bersama, kedua belah pihak sepakat untuk memperkuat kerja sama bilateral di banyak bidang seperti pertahanan, ekonomi , pertanian, teknologi, pendidikan, ilmu pengetahuan, budaya, dan olahraga.

Selain itu, pernyataan itu menekankan bahwa Mongolia dan Prancis akan bertukar kunjungan tingkat tinggi, mengadakan konsultasi politik dan mendukung hubungan aktif antara kelompok persahabatan antar-parlemen antara kedua negara.

Saat membahas peningkatan hubungan bilateral dan kerja sama antara kedua negara menjadi Kemitraan Strategis, kedua pemimpin menegaskan upaya bersama mereka untuk perdamaian dan keamanan global.

Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh menekankan bahwa, menurut Perjanjian Kemitraan dan Kerja Sama antara Mongolia dan Uni Eropa, perluasan kerja sama ekonomi dan peningkatan investasi Prancis adalah dua tujuan strategis utama kebijakan luar negeri Mongolia.

Dalam rangka pelaksanaan komitmen di bawah Perjanjian Paris tentang penanggulangan perubahan iklim, kedua belah pihak sepakat untuk bekerja sama di bidang energi terbarukan dan energi nuklir.

Para pihak sepakat untuk bekerja sama dengan mengoordinasikan gerakan nasional Mongolia “Miliar Pohon” dan inisiatif Prancis yang diluncurkan selama KTT Satu Hutan.

Prancis menegaskan dukungannya terhadap penyelenggaraan Konferensi Para Pihak ke-17 (COP17) Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Memerangi Penggurunan di Ulaanbaatar pada tahun 2026.

Kedua pemimpin menekankan bahwa Pernyataan Bersama memiliki makna historis, dan membawa hubungan kedua negara ke tingkat yang lebih tinggi.


[iklan_2]
Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk