
Dalam melaksanakan rencana percontohan untuk membangun lingkungan percontohan bagi ketertiban dan peradaban kota, pasukan fungsional di lingkungan Hoan Kiem, Cua Nam, dan Ba Dinh secara serentak telah meluncurkan kampanye untuk menangani pelanggaran ketertiban konstruksi dan penyerobotan trotoar di jalan-jalan ramai seperti Hang Ma, Hang Luoc, Hang Cot, Phung Hung... Menurut catatan Lao Dong, pada tanggal 27 November, sebagian besar bisnis di jalan Hang Ma telah mencopot atap mereka, membersihkan trotoar, dan menjalankan uji coba Rencana 06 untuk membangun lingkungan percontohan kota.

Beberapa kanopi dan rangka besi yang sudah bertahun-tahun berada di jalan tersebut dibongkar, berkat kerja sama warga dan pihak berwenang setempat.

Menurut laporan tersebut, distrik Hoan Kiem mengorganisasikan penyingkiran 125 kanopi dan papan reklame ilegal atau yang menutupi trotoar; dan menata ulang 15 titik pengumpulan sampah menjadi sudut "check-in hijau" bagi warga dan wisatawan.

Beberapa bisnis terpaksa tutup sementara untuk melepas dan memasang kembali atap mereka serta menata barang-barang mereka. Namun, sebagian besar bisnis telah kembali beroperasi, dan warga serta wisatawan masih berjalan-jalan di sepanjang Jalan Hang Ma untuk berbelanja dekorasi Natal.

Di Jalan Hang Ma, banyak toko telah membawa barang dagangan mereka ke dalam, mengembalikan trotoar ke kondisi semula. Jalanan kini tidak terlalu macet , dan wisatawan dapat berjalan santai di trotoar untuk melihat-lihat dan berbelanja barang favorit mereka.

Ibu Thanh Hai (Cau Giay, Hanoi ) bercerita: “Sebelum datang ke Jalan Hang Ma, saya terbiasa melihat barang-barang yang dipajang di trotoar, dan harus berjalan kaki di jalan. Lalu lintas macet, terutama di akhir pekan. Meskipun kios-kios lebih ramai dari sebelumnya, saya tetap senang karena berbelanja jadi lebih mudah dan aman.”

Banyak wisatawan Barat berjalan-jalan dan berbelanja di Jalan Hang Ma.

Senada dengan Lao Dong, Ibu Linh, seorang pemilik usaha yang telah menjalankan bisnis di Jalan Hang Ma selama hampir 20 tahun, mengakui bahwa renovasi tersebut telah mengurangi area pajangan. Barang-barang ditumpuk satu sama lain, sehingga kurang menarik dan berdampak pada pendapatan toko.

Pedagang lain mengatakan bahwa lamanya waktu yang dibutuhkan untuk membongkar dan membersihkan trotoar membuat mereka tidak bisa berjualan. Namun, semua pedagang memahami dan setuju dengan kebijakan pemerintah daerah untuk mengembalikan trotoar kepada pejalan kaki.

Meski suasana ramai agak berkurang, para pedagang berharap Jalan Hang Ma akan segera ramai dan ramai lagi karena masyarakat dan wisatawan mulai terbiasa dengan tampilan baru jalan tersebut.

Proyek percontohan pembangunan kawasan percontohan ketertiban dan peradaban perkotaan akan dilaksanakan dalam 3 tahap. Tahap 1 berfokus pada investigasi dasar, propaganda, dan pengaturan ketertiban dari 15 November 2025 hingga 30 November 2025. Tahap 2 akan berfokus pada inspeksi umum, penanganan, dan penyelesaian pelanggaran dari 30 November 2025 hingga 31 Desember 2025. Tahap 3 akan melanjutkan inspeksi, pencegahan, dan pencegahan pengulangan pelanggaran dari 1 Januari 2026 hingga 15 Februari 2026. Dengan perencanaan yang matang, Hanoi berharap dapat mencapai hasil positif, berkontribusi pada pembangunan jalan yang lebih terbuka, beradab, dan nyaman bagi warga dan wisatawan.
CHI PANJANG






Komentar (0)