Berbicara kepada Sputnik pada tanggal 4 November, mantan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) di Rusia Alexei Mozhin mengatakan bahwa Barat tidak akan mencabut sanksi terhadap Rusia dalam waktu dekat.
Barat akan mempertahankan sanksi terhadap Rusia dalam jangka panjang. (Sumber: Pravda) |
Menurut Tn. Mozhin, strategi ini serupa dengan cara yang digunakan Barat terhadap China, yakni menggunakan kebijakan pencegahan untuk mengekang pembangunan ekonomi .
Ia menegaskan: "Konflik antara Rusia dan Barat akan terus berlanjut. Saya tidak yakin mereka akan mencabut sanksi."
Adapun Uni Eropa (UE), hingga saat ini, blok tersebut telah menjatuhkan total 14 sanksi terhadap Rusia, dan telah memperpanjang semua sanksi terhadap Moskow selama 6 bulan lagi, hingga 31 Januari 2025.
Keputusan tersebut mencakup sanksi yang dijatuhkan pada tahun 2014, setelah Rusia mencaplok Semenanjung Krimea.
Tindakan baru tersebut diberlakukan mulai Februari 2022, ketika Moskow melancarkan operasi militer khusus di Kiev.
Sanksi tersebut mencakup tindakan pembatasan di sektor perdagangan, keuangan, teknologi, industri, dan transportasi, serta pembatasan impor minyak dan produk petrokimia dari Rusia, dan pembatasan ekspor barang mewah dan barang serbaguna ke Rusia.
Blok beranggotakan 27 negara tersebut juga mengenakan sanksi terhadap tindakan yang bertujuan menghindari sanksi.
Pada saat yang sama, Uni Eropa, AS, dan banyak negara lain menandatangani perjanjian kerja sama untuk mendukung Ukraina dalam banyak aspek.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/mantan-direktur-eksekutif-imf-barat-imf-telah-mengundurkan-diri-ke-china-292535.html
Komentar (0)